Zaman Now Belum Punya KTP-e..! Anda Bergegaslah Menuju Dukcapil Lakukan Perekaman

88

SAROLANGUN – Kartu Tanda Penduduk Elektronik KTP-e dan Kartu Keluarga KK merupakan suatu tanda indentitas yang sangat penting bagi warga Negara Republik Indonesia secara Legal Formal.

Di era digital begitu pentingnya KTP-e, diantara keperluan KTP-e banyak dibutuhkan untuk persyaratan administrasi, diantaranya membuat Surat Izin Mengemudi SIM, Surat Izin Nikah, terdaftar sebagai Program Keluarga Harapan (PKH) atau Keluarga Miskin, Program Bedah rumah, Program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar, Simpan Pinjam Perempuan SPP, bantuan beras Rastra, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pemilu tahun 2019 mendatang, bahkan bak kata pepatah mujur tidak dapat di raih, malang tidak dapat di tolah, ketika datang musibah di dalam perjalanan karena tidak punya KTP-e khendak mau di bawa mayat kan di bawa, dan banyak program dan juga manfaat lainnya yang berdasarkan KTP-e.

Dari zaman Oll sampai zaman Now rupannya masih banyak yang beranggapan KTP-e tidak begitu penting karena banyak yang berangapan “kami tidak perlu KTP-e karena kami tidak mau pergi kemana-mana (red-merantau)”. Akhirnya sampai sekarang masih banyak masyarakat belum mengatongi KTP-e.

Sementara Dinasdukcapil Sarolangun sudah berulang kali jemput bola hingga sampai menjangkau ke daerah pedesaan untuk mendata Kependudukan, karena Dinasdukcapil menyadari betapa pentingnya yang namanya KTP-e bagi masyarakatnya.

Kepala Dinas Dukcapil Helmi melalui Kabid Pelayanan Pembuatan Data Kependudukan Dinas Dukcapil Sarolangun, Abunawas, Kamis (10/1/2019) saat dijumpai di ruang kerjanya mengatakan, bagi masyarakat yang belum melakukan Perekaman data Kependudukan namun telah memiliki NIK untuk sementara data tersebut telah di nonaktifkan semenjak 31 Desember 2018 yang lalu, kemudian data tersebut akan di aktifkan kembali apabila anda datang melakukan perekaman KTP-e adapun data yang di nonaktif dari penduduk usia 17 tahun sampai 22 tahun dan juga usia 23 tahun sampai sekarang, katanya.

Menurut informasi yang kami himpun, sama halnya yang terjadi dengan indentitas Kependudukan atas nama Mawar dengan NIK. 1503034701380001, lahir Sarolangun pada tanggal 07 Januari 1938 warga Kelurahan Aur Gading Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun yang dikeluarkan oleh Dinasdukcapil pada tahun 2014, ketika itu sudah mendapat predikat KTP seumur hidup, dan juga ketika itu data kependudukan masih bersifat manual, namun pemilik data tersebut belum melakukan perekaman KTP-e sehingga data tersebut untuk sementara ini ikut di Nonaktifkan.

Sekali lagi diberitahukan bagi warga yang belum melakukan perekaman data kependudukan namun sudah memiliki NIK maka data anda di nonaktifkan sementara semenjak 31 Desember 2018 yang lalu, dan data anda dapat diaktifkan kembali apabila warga datang melakukan perekaman KTP-e, kata Kabid Pelayanan Pembuatan Data Kependudukan Dinas Dukcapil Sarolangun, Abunawas.
Penulis : Sopyan Abusro