Water Aqua Boom Diduga Menabrak Aturan Perda Tentang Retribusi Pelayanan Parkir

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN – Pihak pengelola taman rekreasi Water Aqua Boom di Wilayah Desa Pelawan Jaya Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun di duga menabrak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sarolangun Nomor 18 tahun 2015 tentang Retribusi Pelayanan Parkir.

Pengunjung Water Aqua Boom yang terletak di desa Pelawan Jaya sangat padat dikunjungi oleh para pengunjung, di perkirakan perhari bisa mencapai 1000 sampai 2000 pengunjung dari berbagai daerah.

Sementara dari pengurus pakir mengambil pungutan untuk roda dua sebesar Rp. 5000 untuk roda empat Rp. 10000. Tarip tersebut tidak sesuai dengan Perda. Tarip ini sangat tergolong besar sekali, setelah dikonfirmasi Camat Perawan Hudri melalui Telpon, nanti akan dipanggil pihak pengelola, ucap Camat, Selasa (19/06/2018).

Selain itu sangat disayangkan sekali dari pihak pengelola Water Aqua Boom Heri merupakan keturunan Tiong Hoa  ini tak mau di ekpos dari pihak media, awak media tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar dilokasi tersebut, ini semacam suatu pelanggaran Undang-Udang Nomor 40 tahun 99 tentang kebebasan Pers

(jtx)