Tonton “Tiga Kecamatan Dalam Kab. Sarolangun dilanda Banjir” di YouTube

49

SAROLANGUN – Dengan pergeseran iklim tropis yang lazimnya musim penghujan dialami pada penghujung tahun dimulai dari bulan September, Oktober, November, dan Desember, namun dengan pergeseran iklim sehingga pada awal-awal tahun memasuki musim penghujan.

Sepertihanya di Kabupaten Sarolangun tepatnya di Kecamatan Limun, Kecamatan Pelawan, dan Kecamatan Batang Asai pada saat dilanda banjir dengan ketinggian air di permukiman warga mencapai sepinggang orang dewasa. Senin (3/2/2020).

Sementara di Kecamatan Limun dan Kecamatan Pelawan terlihat ratusan hektar sawah milik warga digenangi air.

Lain halnya dengan Kecamatan Batang Asai akses dari Batang Asai menuju Sarolangun lumpuh total akibat debit air yang tinggi, warga diminta berhati hati jika menerobos jalan tersebut.

BNPB Sarolangun Yusuf menyebutkan, air masih bertahan sementara ini, kita dari BNPB tim dari Tim Reaksi Cepat (TRC) informasikan untuk warga sudah di siapkan dua perahu, sementara satu perahu jebol karena kita evakuasi warga, jadi sekarang kita pakai perahu Piber, katanya.

Anggota BNPB Sarolangun Yusuf melanjutkan, kalau Desa ada beberapa Desa yang terkena banjir yakni, Desa Muaro Limun, Desa Pulau Pandan, Desa Pancakarya, Desa Lubuk Bedorong, Desa Tanjung Putus, dan Desa Lubuk Sayak.

Tutup Yusup kalau kita nampak sekarang air bertahan jangan jangan hujan di hulu itu bisa debit air bertambah, dan sudah kita himbauan kepada warga yang masih dikebun dan juga sudah kita jemput untuk mengunsikan jangan ada yang hanyut.

(Afdol)