Tonton “PT. Angrindo di Demo Anggota Koperasi Gunung Kembang Mandiri” di YouTube

40

SAROLANGUN – Masyarakat Gunung Kembang Gelar aksi demo terkait Tuntutan Koperasi Gunung Kembang Mandiri terhadap PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa (PT.APTP) Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Senin (23/12/2019)

Aksi Demo tersebut yang berjumlah puluhan anggota Koperasi masyarakat Gunung kembang Mandiri dan Masyarakat Gunung Kembang Menuntut Koperasi Gunung Kembang Mandiri di PT.Agrindo Pasca Tunggal Perkasa.

Sebelum menuju aksinya sempat terjadi adu cekcok antara pendemo dengan security PT. Angrindo di pos Penjaga, karena ada kesalah pahaman antara kedua pihak Sehingga dapat di selesaikan dengan bicara baik-baik melelui komunikasi bersama kedua pihak.

Sesampainya tujuan yang bertempat di Kantor PT.Angrindo Pasca Tunggal Perkasa, Para pendemo menujukkan aksinya dengan tuntutan.

Koperasi Gunung Kembang Mandiri dan Masyarakat Gunung Kembang menginginkan adanya pertemuan dengan pihak dereksi PT.Angrindo guna membuat kesepakatan bersama.

PT.Angrindo diharap menghentikan praktek monopoli usaha agar terciptanya usaha yang kondusif.

Hidupkan Badan Usaha Koperasi Gunung Kembang Mandiri yang berada di wilayah tempat beroperasinya PT.Angrindo dengan cara kerja sama usaha yang tercantum dalam Akta Pendirian Koperasi Gunung Kembang.

Realisasi berita acara saat pertemuan di aula Kantor Lurah Kelurahan Gunung Kembang, Kecematan Sarolangun pada tanggal 6 Mai 2015, dan pertumuan di Aula Kanto Bupati Sarolangun pada tanggal 22 Januari 2019 yang lalu.

Ketua Koordinator aksi demo Cik Wandi mengatakan hari ini kami masyarakat Gunung Kembang Sarolangun melakukan aksi demo dengan beberapa tuntutan, namun tuntutan kami tidak di sepakati oleh PT.Agrindo ini.
Sampai saat ini setelah kami mediasi kesepakatan tidak di temukan, Untuk selanjutnya kami akan melakukan aksi yang lebih dari ini di pemerintahan Kantor Bupati Sarolangun karena hasilnya hampir sama dengan pemerintahan tidak sama sekali oleh kedua pihak,” Jelasnya.

Harapan kami tentu jelas kepada PT. Angrindo harus memenuhi tuntutan kami dari masyarakat, kalau tidak akan kami tutup dan perpanjangan HGU nya kita tolak. Sebagai Masyarakat sekitar yang terdampak keberadaannya di wilayah kelurahan gunung kembang kita dan HGU nya habis di tahun ini, kita minta kepada Bupati Sarolangun tidak di perpanjangkan izinnya. Apa gunanya perusahaan berada di tempat kita sementara tidak ada imbasnya kepada masyarakat kita,” Tegasnya.

sehabis itu para demo langsung blokir jalan bagi mobil yang membawa buah sawit terpaksa tidak bisa lewat sebelum ada perjanjian sama Koperasi Gunung Kembang Mandiri.

(Afdol)