Tonton “Mei Basah Mengandung Formalin Adnan Himbau Warga Sarolangun Berhati Milih Makan Dikonsumsi” di YouTube

31

 

SAROLANGUN – Memasuki bulan  suci Ramadhan 1440 H kebiasaan masyarakat yang selalu berbelanja untuk kebutuhan  saur maupun berbuka puasa semakin meningkat berbagai jenis makanan diperjualkan masyarakat, namun masyarakat harus berhati hati memilih makanan karena beredar makanan yang mengandung formalin maupun boraks di Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun. Rabu (08/05/2019).

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun melalui bidang kesehatan masyarakat yang turun bersama petugas Sanitarian  berdasarkan temuan  BPOM Jambi yang dilakukan pada kegiatan bimtek keamanan bahan pangan di Kecamatan Singkut ditemukan Mie basah yang mengandung formalin pentolan Bakso yang mengandung  borax serta menemukan Cendol mutiara yang mengandung Rhodamin atau zat pewarna pakaian.

Adnan Kadis Kesehatan Kabupaten Sarolangun tidak menyangkal bahwa hasil dari sampel pemeriksaan  melalui laboratorium bahwa positif Mie basah mengandung formalin, Bakso mengandung Borax, dan  Cendol mutiara mengandung zat pewarna Rhodamin pengawet dan yang  terdapat pada makanan tersebut sangat membahayakan siapa saja yang mengonsumsinya untuk itu Adnan menghimbau kepada warga  Sarolangun agar berhati hati memilih makanan  yang akan dikonsumsi.

Menindak lanjuti hal tersebut Dinas Kesehatan tidak mampu menarik  bahan makanan yang mengandung  zat berbahaya melainkan Dinkes  telah berkoordinasi bersama  Disperindak dan BPOM Jambi untuk dapat menindak dan menarik  secepatnya makanan yang mengandung  bahan berbahaya.

Selain itu Adnan mengatakan, berdasarkan keterangan pedagang Pasar Singkut yang menjual Mie basah yang mengandung formalin didapatkannya  dari  pemasok dari Lubuk Linggau Sumatera Selatan, terangnya.

(Afdol)