Tonton “Kado HUT Bhayangkara ke-74 Polres Sarolangun Ungkap Pembunuh Sadis” di YouTube

396

SAROLANGUN – Pelaku pembunuh sadis bocah perempuan pada tanggal 15 April 2020 inisial SI (30)
warga RT 03 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi Akhirnya di tangkap Polres Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto mengatakan “Berdasarkan laporan polisi; LP/B22/IV/2020/JMB/RES SRL/SEK SRL, tanggal 15 April 2020 Unit Reskrim Polsek Sarolangun, dan Tim Opsnal Polres Sarolangun serta tim gabungan melakukan olah TKP atau tempat kejadian di perkebunan karet belakang Kantor Lurah Sukasari, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, “Kata Kapolres AKBP Deny Heryanto. Rabu (1/7/2020).

“Dari hasil penyelidikan yang di dapat saksi-saksi sekitar dan selanjutnya mengumpulkan barang bukti serta petunjuk yang ada di lapangan. Di saat penyelidikan beberapa saksi-saksi serta barang bukti terdapat informasi bahwa pelaku tindak pidana tersebut mengerahkan kepada SI (30) yang sedang ditahan di Polres Sarolangun dalam perkara kasus tindak pidana Narkoba jenis Sabu-Sabu, “Terangnya.

“Kemudian SI (30) dilakukan Introgasi, dalam mengintrogasikan Sawabi Ikhsan (30) mengakui bahwa melakukan tindak pidana tersebut atau membunuh Melan Gustiani (15), “Jelasnya.

“Untuk Barang Bukti yang dapat diamankan berupa Satu buah baju kaos lengan panjang warna putih kombinasi merah putih, Satu buah Sweter warna putih terdapat bercak darah, Satu buah Jilbab kurung warna biru dongker yang terdapat bekas sayatan, Satu buah celana panjang motif kotak-kotak warna abu-abu, Satu buah rok panjang warna hitam, Satu buah bra(Sarung pisau) warna merah marun, Satu buah celana dalam warna ungu dan Satu buah kaos kaki putih kombinasi ungu, “Ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis Pasal 340 KUHP, Pasal 399 KUHP, Pasal 351 ayat (3), Pasal 80 ayat (3) JO 76C UU RI No 35 tahun 2014, Pasal 81 ayat (1) JO 76D UU RI No 35 Tahun 2014, Pasal 82 JO 76E UU RI No 35 Tahun 2014, Pasal 338 KUHP dengan Ancaman Hukuman Mati atau Seumur Hidup.

MEMBUNUH DOSA BESAR
Oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari Membunuh manusia dengan tanpa alasan yang dibenarkan syari’at merupakan dosa besar. Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah melarang dengan firman-Nya: وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ

Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allâh (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. [al-Isrâ`/17:33]. Bukan sekedar dosa besar, bahkan membunuh jiwa manusia dengan tanpa haq (tanpa alasan yan dibenarkan syari’at) termasuk dosa-dosa besar yang bisa membinasakan, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahîh : عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَأَكْلُ الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلَاتِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda: “Jauhilah tujuh (dosa) yang membinasakan!” Mereka (para sahabat) bertanya, “Wahai Rasûlullâh, apakah itu?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Syirik kepada Allâh, sihir, membunuh jiwa yang Allâh haramkan kecuali dengan haq, memakan riba, memakan harta anak yatim, berpaling dari perang yang berkecamuk, menuduh zina terhadap wanita-wanita merdeka yang menjaga kehormatan, yang beriman, dan yang bersih dari zina”. [HR al-Bukhâri, no. 2615, 6465; Muslim, no. 89]. (*)