Tonton “Diduga Limbah PT. SUGUN Merangin Cemari Sungai” di YouTube

92

MERANGIN – Limbah Pabrik pengolahan kelapa sawit PT. SUGUN di Desa Bunga Antui, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi-Indonesia, di duga mencemari Sungai yang mengalir ke perkampungan warga.

Akibat dari pencemaran air Sungai, masyarakat tidak bisa lagi menggunakan Air tersebut untuk keperluan dikonsumsi sebagai Air minum, dan mandi, bahkan sekarang ikanpun ikut mati.

Ketika hal ini di konfirmasi kepala Dinas Lingkungan Didup (DLH) Kabupaten Merangin Zulhefni melalui staff yang tidak kita sebut namanya mengatakan, bahwa Kepala Dinas Lingkungan Hidup sedang dinas luar, ujarnya.

Di lain pihak Tamami selaku Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Merangin mengaku “saya baru masuk kerja, selama 45 hari saya cuti karena saya baru pulang dari menunaikan ibadah Haji, terangnya.

Selama di sini baru ada satu perusahaan kelapa sawit yang ada pengaduan dari masyarakat yaitu PT. AWI, namun PT. SUGUN yang selama ini belum ada pengaduan dari masyarakat, namun ini kali pertama ada pengaduan dari masyarakat yakni Suku Anak Dalam (SAD) yang didampingi dari LSM Ham, dan Apkasindo inilah baru ketemu kami, kata Tamami.

Akui Warga yang kena dampak langsung pencemaran limbah cair ini, katanya “dulu kami bisa mandi dan ambil air di Sungai Retih ini, namun kini tidak bisa lagi, jangan kan untuk minum dan mandi, sementara ikan saja mati dibuatnyo” akui Nyurung selaku korban dampak limbah beracun.

Namun ketika pihak PT. SUGUN di hubungi oleh ketua LSM Ham Merangin Beni Sinaga mengatakan, semula sudah janji mau ketemu hari Jum’at 11 Oktober 2019 kemarin, namun ketika mau ketemu pihak managemen berinisial Agus terkesan mengelak dengan berbagai alasan, katanya. Sabtu (12/10/2019).

(Sandi Romi)