Tokoh Muda KNPI Tertarik Menanam Cabai

95

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Danar Adam adalah tokoh muda penggurus KNPI warga Kelurahan Aur Gading Kecamatan Sarolangun, tertarik menanam cabai padahal tidak mempunyai lahan cukup luas untuk berkebun. Hanya tersisa sekitar satu hektar tidak jauh sekitar rumahnya yang hampir tidak memiliki ruang terbuka.

Namun hal ini tidak menjadi halangan dan rintanggan baginya untuk berkebun cabai. Ia hanya berbekal dan menam cabai di lahannya yang tidak begitu luas di temu media netizen pada sabtu sore (14/4/2018 )

Awalnya, ia mengaku memang hanya coba-coba. Saat mendapati sebuah lahan yang tidak jauh di rumahnya, ia merasa sayang untuk membuangnya.
Danar Adam memanfaatkan lahan yang ada untuk berkebun cabai.

Cara membuat kebun cabai, pertama-tama, tanah dibikin bertumbuk – tumbuk tanah menjadi gunung sudah dilubangi di isi dengan media tanam yang sudah dicampur pupuk dan dipadatkan. Setelah siap, bibit cabai ditanam di sela-sela lubang.

Sejak mencoba metode ini sekitar tiga bulan lalu, Danar Adam mengaku sudah dua kali memanen cabai di kebun . Hal ini tentu saja sangat membantu mengurangi pengeluaran keluarganya di saat harga cabai melambung tinggi seperti sekarang ini. Tak hanya dimanfaatkan sendiri, ia bahkan mendapatkan penghasilan tambahan karena sebagian hasil panen cabainya juga dibeli tetangga dan kerabat. Katanya

Menurut Danar Adam penanaman cabai dengan menggunakan metode ini lebih efektif dan lebih efisien. 200 batang tanaman cabai. Sedangkan jika menggunakan pot, diperlukan 200 buah pot dan tentu saja memakan tempat lebih luas, Pemanfaatan lahan sempit bahkan bisa lebih efektif lagi jika cabai ditanam di dalam secara bertingkat ke atas, katanya.

Sebelum menemukan metode ini, Danar Adam mengaku menggunakan berbagai pupuk yang semua bisa dipakai seperti kotoran kambing, kotoran sapi kering, dan kotoran ayam itu yang pupuk bisa dan menjadi cabai menjadi subur dan berbuah bagus.

Kami sebagai petani seharusnya kami bisa lebih giat menanam lebih luas lagi karena kita akan meyambut bulan suci Romadhan yang mana bahan pokok pasti mahal jadi kami menan cabai ini untuk megurai dan bisa bantu keluarga kami, ungkapnya.

(Afdol)