Tim Gabungan Ops Ilegal Drilling Polda Jambi Laku kegiatan Sosialisasi serta penetiban

Photo : Tim Gabungan Ops Ilegal Drilling Polda Jambi melakukan kegiatan sosialisasi larangan Ilegal Drilling kepada masyarakat

SAROLANGUN – Pada hari Rabu tanggal 27 November 2019 sekira pukul 08.30 wib, bertempat di Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun (Lokasi/sumur Illegal Drilling) Tim Gabungan Ops Illegal Drilling Polda Jambi yang terdiri TNI/Polri, BIN Daerah Jambi, Polisi Kehutanan Dinas Kehutanan Propinsi Jambi Dinas ESDM Prov. Jambi dan Dishub Prov. Jambi melaksanakan kegiatan Sosialisasi Himbauan Kapolda Jambi tentang Larangan melakukan Illegal Drilling  terhadap para penambang/masyarakat yang berada di lokasi Illegal Drilling.

Kegiatan ini dipimpin oleh AKBP Desrizal dari Bidkum Polda Jambi, serta diikuti 70 orang personil gabungan (TNI/Polri, BIN Daerah Jambi, Polisi Kehutanan Dinas Kehutanan Propinsi Jambi Dinas ESDM Prop. Jambi dan Dishub Prov. Jambi).

Dilokasi tidak ditemukan lagi adanya aktifitas penambangan minyak, akan tetapi masih ditemukan adanya masyarakat pemilik warung yang berada di seputaran lokasi, +/- 30 warung dan pondok pondok yang ditinggal kosong oleh pemiliknya serta drum kosong dan ditemukan juga drum yang berisi minyak.

Selain Tim Gabungan Ops Illegal Drilling Polda Jambi melakukan sosialisasi secara langsung, juga dilakukan penempelan himbaun Kapolda Jambi tentang Larangan melakukan Illegal Drilling diwarung-warung yang berada di sekitar lokasi illegal drilling.

Kegiatan Sosialisasi akan dilaksanakan selama 4 Hari, disampaikan juga kepada masyarakat dan Warga sekitar bahwa melakukan kegiatan Illegal Drilling (Pengeboran Minyak Ilegal) dan memasak minyak mentah tanpa izin pengolahan dengan ancaman pidana melanggar Pasal 52 dan 53 UU Nomor 22 tahun 2002 tentang minyak bumi dan gas dengan ancaman hukuman 6 (enam) tahun penjara dan denda Rp. 60.000.000.000,- (enam puluh milyar rupiah).

Selanjutnya setelah kegiatan sosialisasi akan dilakukan penindakan Tim Gabungan Ops Illegal Drilling Polda Jambi terhadap penambang/masyarakat yang masih melakukan aktifitas illegal drilling.

Dilain kesempatan Kapolres Sarolangun AKBP DENY HERYANTO, S.IK, MH menyampaikan bahwa “kegitan sosialisasi akan dilaksanakan 4 hari kedepan dan selanjutnya dilakukan penertiban baik terhadap pelaku maupun lokasi illegal drilling sehingga diharapkan kegiatan Illegal drilling di Kabupaten Sarolangun benar benar terhenti” tegasnya.

(Slan).