Tidak Terima Anak Mati RSUD Sultan Thaha Saifuddin Sasaran AMUKAN

2257

TEBO-Hanya di tangan Allah semata pemberian kehidupan. Dan hanya di tanganNya, mengambil kembali yang telah Dia berikan pada ajal yang telah digariskan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Ali Imran:185].

Maut merupakan ketetapan Allah. Seandainya ada seseorang yang selamat dari maut, niscaya manusia yang paling mulia pun akan selamat. Namun maut merupakan Sunnah ketetapanNya atas seluruh makhluk.

Allah berfirman: إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam) akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). [Az Zumar:30].

Seperti Kejadian Pada hari Selasa tanggal 01 September 2020 sekira pukul 07.30 WIB di RSUD Sultan Thaha Saifuddin telah terjadi Tindak Pidana pengrusakan yang Pada Saat itu Perawat ICU RSUD Sultan Thaha Saifuddin Kabupaten Tebo Saudari ANA PADILA memberitahukan kepada keluarga pasien bahwa pasien Anak an. ATAYA sudah Meninggal dunia

Dan pihak keluarga pasien bernama DEBI ERWIN, S.Pdi Tidak terima dengan berita tersebut sehingga Debi Erwin, S.PdI, Dkk mengamuk dan melakukan pengrusakan alat Kesehatan berupa : 1 (Satu) Unit DJ SHOK Merk DEFIMAX, 1 (satu) Unit BED SIDE Monitor Sciller, 1 (satu) Buah meja Pasien Merk Poly Medical serta obat-obatan yang ada di ruangan ICU kemudian pelaku melakukan pengrusakan Pintu, memecahkan Kaca Jendela setelah itu Pelaku langsung membawa anak yang meninggal mengarah ke tempat parkir dan meninggalkan RSUD Sultan Thaha Saifudin.

Setelah itu pihak Rumah Sakit melaporkan kejadian tersebut untuk di Tindak Lanjuti. Berdasar LP atau Dumas : Laporan Polisi Nomor : NOMOR. : LP / B – 29 / IX /2020 / JAMBI /RES TEBO /SEKTOR TEBO TENGAH, tanggal 01 September 2020

Atas kejadian tersebut dilaporkan oleh para saksi yakni diantaranya:

Identitas pelapor / Korban :
Nama : dr. OKTAVIENI, M.Ked, An.SpAn Binti OTOPIA, TTL : Pekanbaru, 01 Oktober 1977 / 43 tahun, Jenis Kelamin : Perempuan, Agama : Islam, Pekerjaan : PNS, Alamat : Perumahan Pemda Tebo KM 04 Jaln Tebo – Bungoo RT.003 RW.003 Kel Tebing Tinggi Kec.Tebo Tengah Kab. Tebo

Identitas saksi :
1. dr. ELVI ANDRIYANI, 44 Thn, Islam, Perempuan, PNS, Sumber sari Km. 01 Kel. Tebing Tinggi Kec Tebo Tengah Kab Tebo

2. ANA FADILA,27 Tahun, Perempuan, Islam, TKS RSUD Sultan Taha Saifudin, Bogo rejo Km. 05 Kel. Tebing Tinggi Kec.Tebo Tengah Kab. Tebo

3. DIDI SAPTO NUGROHO, 43 Tahun, laki-laki, islam, PNS, Desa Tegal Arum Kec. Rimbo Bujang Kab. Tebo.

4. HARIONO, 32 Tahun, Scurity RSUD Sultan Thaha Saifudin, Desa Baru Rt. 01 Rw. 05 Kel. Muara Tebo Kec. Tebo Tengah Kab. Tebo.

* Identitas Terlapor :
DEBI ERWIN, S.PdI, Dkk 35 Tahun, Laki – laki, Swasta, Desa Penapalan Kec. Tengah Ilir Kab. Tebo.

* Barang Bukti:
– 1 (Satu) Unit DJ SHOK Merk DEFIMAX yang sudah Rusak
– 1 (satu) Unit BED SIDE Monitor Sciller yang sudah rusak
– 1 (satu) Buah meja Pasien Merk Poly Medical yang sudah rusak

* Dilaporkan :
Hari Selasa tanggal 01 September 2020 sekira pukul 12.00 wib

* Kerugian :
Kerugian kurang lebih Rp. 460.000.000,- (Empat Ratus Enam Puluh Juta Rupiah )

(Afdol)