Tiang PLN Akan Dirubuh Ahli Waris, Pemkab Sarolangun Kena Imbas

46

SAROLANGUN – Sengketa persoalan selama ini yang dibangun oleh PT. PLN tiang arus listrik sebanyak 11 batang semenjak tahun 2002 yang berdiri kokoh diatas tanah ahli waris Fahrulrozi yang terletak di pintu masuk gapura sampai menuju Komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Ahli waris dengan kebuntuan perundingan dengan pihak PT
PLN Cabang Sarolangun selama ini, maka ahli haris mengancam akan merobohkan tiang PLN yang berada diatas tanah hak ahli waris pada hari Senin tanggal 31 Desember 2018 menjelang menyambut tahun baru pada jam. 15.00 WIB, tegas ahli haris.

Ahli waris memaparkan, Pada tahun 2005 pihak ahli waris pernah mengajukan kepada pihak PT. PLN atas tanah yang berdiri diatasnya tiang PLN sebanyak 11 batang untuk ganti rugi, namun persoalan tersebut hingga saat ini tidak di gubris oleh pihak PLN, ujar Farulrozi.

Berhubung apa bila tiang PLN akan di cabut oleh ahli waris menjelang tahun baru yang akan datang tentunya akan berdampak imbasnya pada komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Saat di konfirmasi Wakil Bupati H. Hilallatil Badri di ruang kerjanya, Senin (17/12/2018), menanggapi persoalan sengketa kedua belah pihak antar PT. PLN dengan ahli waris Farulrozi, Pemkab Sarolangun akan bantu mediasi kedua belah pihak dalam waktu dekat ini, karena persoalan ini akan berdampak pada Pemkab Sarolangun, kata Wabup H. Hilallatil Badri. (Sopyan Abusro)