Terkait Izin HGU PT Agrindo, Masyarakat Bathin Limo Ancam Duduki Lahan Perusahaan

44

Foto: Rapat Warga Bathin Limo Terkait Permasalahan Dengan PT Agrindo

SAROLANGUN- Permasalahan antara Masyarakat Bathin Limo Kabupaten Sarolangun dengan PT Agrindo belum juga selesai, terkait hasil kesepakatan yang tertuang pada Berita acara Mediasi awal antara Masyarakat Bathin Limo dan PT Agrindo Panca Tunggal Perkasa (PT Agrindo.red) yang ditengahi langsung Asisten I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun Arief Ampera beberapa waktu lalu.

Diketahui, dalam mediasi disepakati bahwa tidak akan diproses perpanjangan Izin HGU PT Agrindo jika Persoalan dengan masyarakat Bathin Limo belum diselesaikan, diperkuat dengan hasil mediasi pada pekan lalu di ruang Aula Bupati Sarolangun dengan kesepakatan yang sama.

Hingga saat ini, 31 Desember 2019 diketahui akan berakhirnya Izin HGU PT Agrindo, namun pihak Pemkab Sarolangun belum memberikan kejelasan.

Ison, atas nama Warga Masyarakat Bathin Limo menyebut hal ini tidak membuat masyarakat tinggal diam, dan mengatakan tidak menutup kemungkinan mereka akan berbondong-bondong menduduki lahan perusahaan yang bergerak di bidang kebun kelapa sawit itu.

“Hingga saat ini, belum ada informasinya kepada kami, apakah izin HGU PT Agrindo diperpanjang atau tidak,” ucap Ison, Selasa (31/12/2019)

“Kalau belum jelas seperti ini, setelah tanggal 31 Desember ini akan kami duduki lahan itu,” pungkas Ison dengan nada tegas.

Sementara itu, hingga diterbitkannya berita ini belum ada informasi dari Pihak Pemkab Sarolangun terkait perpanjangan Izin HGU PT Agrindo. (*)

(Abah Agus)