Akibat Halangi Tugas Wartawan, KTT PT.SBP di Polisikan Kabiro Ungkap

400

SAROLANGUN – Kepala Biro ( Kabiro) media Ungkap Kabupaten Sarolangun Andra Resmi Melaporkan kepala Tehnik Tambang PT SBP Atas nama Raja ke Polres Sarolangun Terkait dugaan Menghalang-halangi tugas Wartawan saat akan masuk meliput kejadian Jebol nya Tanggul Milik PT SBP beberapa waktu yang lalu.

Andra mengatakan Terpaksa persoalan menghalang halangi tugas Wartawan ini saya Laporan ke penegak hukum, karena selain Menghalang halangi saya juga diintimidasi lewat pesan SMS dari orang yang mengaku sebagi karyawan dari PT SBP. Rabu 7 April 2021 Arba’aa 24 Syaban 1442.

” Saya menjadi tidak tenang setelah menerima SMS teror dan intimidasi tersebut, kami sebagai Wartawan bekerja sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, pada pasal 4 Berbunyi :
1. Kemerdekaan Pers dijamin sebagai hak Asasi Warga Negara.
2. Terhadap Pers Nasional tidak dikenakan Penyensoran, Pembredelan atau pelarangan penyiaran.
3. Untuk menjamin kemerdekaan Pers Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.
4. Dalam mempertanggung jawabkan pemberitaan didepan hukum Wartawan mempunyai hak tolak.

Dan pada pasal 6 Pers Nasional melaksanakan peran nya sebagi berikut :
a. Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui ;
b. Menegakkan nilai nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan hak Asasi Manusia, serta menghormati kebhinekaan.
c. Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar.
d. Melakukan Pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.
e. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Sedangkan pada pasal 18 berbunyi :
Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi Pelaksanaa ketentuan pasal 4 ayat (2) dan (3) dipidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Lima Ratus Juta Rupiah.

Untuk itu saya buat laporan pengaduan ke pihak kepolisian agar kasus menghalang halangi tugas nya Wartawan bisa di usut tuntas oleh pihak kepolisian Polres Sarolangun.

” Semoga secepatnya proses hukum nya bisa berjalan.” Pungkas nya

(Tim)