Sosialisasi Perubahan Kebijakan Kependudukan Dan Catatan Sipil

56

SAROLANGUN – Pembukaan Sosialisasi Perubahan Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Buka secara resmi Pemerintah Kabupaten Sarolangun oleh Wakil Bupati H.Hilallatil Badri. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) menggelar sosialisasi Perubahan Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil percepatan KTP-el guna menyukseskan Pileg dan Pilpres 2019, yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Sarolangun, Senin (8/10/2018).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sarolangun, Helmy,SH.MH dalam laporan menyebutkan, jika dalam sosialisasi ini diikuti oleh seluruh Kades, Lurah, Camat se-Kabupaten Sarolangun, Komisioner KPU dan Bawaslu, yang dihadiri oleh Anggota DPRD Sarolangun, Staf Ahli, Asisten, Kajari, Kepala Pengadilan dan Kepala OPD, para Komisioner KPU, anggota Bawaslu Kab. Sarolangun.

Hal ini juga disampaikan oleh kadis Dukcapil Helmi SH,MH, bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk masyarakat, agar informasi mengenai Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat dipahami oleh masyarakat. Diantaranya percepatan pelayanan perekaman data KTP Elektronik bagi wajib KTP.

“Dengan harapan diadakan sosialisasi ini bisa merapikan data kependudukan untuk penyiapan Data Agregat Kependudukan Kecamatan (DAK2) dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dalam rangka mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019,”ucapnya.

Dengan dibukanya acara sosialisasi ini Wakil Bupati Sarolangun H. Hillalatil Badri, dalam sambutannya, agar dapat mengerti bagai mana cara mempelajari tentang data kependudukan di desa, acara ini merupakan momentum yang sangat penting guna memberikan pelayanan publik dan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas penerbitan dokumen kependudukan dan terciptanya database kependudukan yang akurat dalam rangka pemanfaatan data kependudukan untuk pelayanan publik lainnya, ucapnya.

Lebih lanjut H. Hillalatil Badri menegaskan, adminitrasi kependudukan merupakan salah satu pilar menciptakan pembangunan Nasional komprehensif, yang selanjutnya menjadi fondasi kokoh mewujudkan tujuan Nasional.
untuk terus berbenah dan berupaya meningkatkan kualitas profesionalisme kerja, sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik dan bermutu. (jtx)