SMKN 4 Sarolangun Terpilih Menjadi Salah Satu SMK Pusat Keunggulan.

105

SAROLANGUN-Safuan Kepsek  SMKN 4 Sarolangun ketika dijumpai diruangkerjanyamenuampaikan,”kita telah melewati alur proses seleksi program SMK Pusat Keunggulan dan dinyatakan memunuhi persyaratan sebagai SMK PK, diantaranya yaitu sudah mempunyai Nomor Pokok Satuan (NPSN) dan terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik),Rabu (23/06).

” ya kami memiliki guru kejuruan tersertifikasi dari dunia kerja, memiliki kerja sama dan kemitraan dengan dunia kerja paling sedikit penyelarasan kurikulum dan pelaksanaan praktik kerja lapangan, memiliki Rencana Induk Pengembangan Sekolah (RIPS) atau Peta Jalan (Roadmap), memiliki akreditasi minimal B, bagi SMK yang mendapatkan bantuan pembangunan fisik. Program SMK PK harus memiliki bukti kepemilikan/ penggunaan atas lahan, memiliki paling sedikit 250 (dua ratus lima puluh) peserta didik,ucapnya.

Ditambahkan nya,Program SMK Pusat Keunggulan merupakan perwujudan visi Presiden Joko Widodo terkait pembenahan pendidikan vokasi sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam meningkatkan kualitas dan kinerja yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja yang akhirnya menjadi sekolah rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.ujurnya.

SMK Keunggulan merupakan terobosan komprehensif yang ditujukan untuk menjawab tantangan dalam rangka pembenahan kondisi SMK saat ini, agar semakin sejalan dengan kebutuhan dunia kerja. Program SMK Pusat Keunggulan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja. SMK 4M Sarolangun  sebagai sekolah yang terpilih dalam program SMK Keunggulan ucapnya.

Kita mengharapkan menjadi rujukan serta melakukan pengimbasan untuk mendorong peningkatan kualitas dan kinerja SMK di sekitarnya. Untuk mencapai visi tersebut, keselarasan antara SMK Keunggulan dengan dunia kerja tidak hanya diwujudkan melalui MoU saja, tetapi harus berlangsung secara mendalam dan menyeluruh,

Kemudian, Kemendikbud juga mendorong agar kolaborasi dengan dunia kerja dapat semakin ditingkatkan, di antaranya melalui kemungkinan kerja sama beasiswa dan/atau ikatan dinas, donasi dalam bentuk peralatan laboratorium, dan lainnya. Program ini tidak hanya menekankan konteks keunggulan untuk satuan pendidikan itu sendiri. Namun, lebih dari itu maknanya adalah menciptakan SDM unggul yang mengakselerasi SMK lain untuk turut menjadi unggul. SMK Keunggulan menjadi akselerator, SMK pelatih bagi SMK lainnya.pungkas Safuan#.AF