Sidang ke-2 TaLiHi gugat Proyek Embung Pauh di Tutup

105

SAROLANGUN – Memasuki sidang ke-2 gugatan Tataruang Lingkungan Hidup (TaLiHi) Kabupaten Sarolangun terhadap pembangunan Danau Situ Embung Pauh di Pengadilan Negeri Sarolangun, Kamis (17/10/2019).

Memasuki sidang ke-2 gugatan TaLiHi di Pengadilan Negeri Sarolangun yang di hadiri dari pihak tergugat 1 PT. PILI AND TRI TUNAS, 2 BALAI PENGAIRAN, dan 3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sarolangun. Kemudian di hadiri penggugat Sopyan Abusro, SIP didampingi dua orang kuasa hukumnya Andrian Avendi, SH, dan Agus, SH.

Memasuki Kamis ke-2 sidang di gelar Pengadilan Negeri Sarolangun melalui tahap mediasi yang di pimpin Affan, SH, MH, yang dihadiri para kedua belah pihak penggugat dan pihak tergugat.

Dalam mediasi yang di pimpin Affan, SH, MH, menempuh jalan buntu yaitu TaLiHi tetap menuntut pihak tertugat agar pekerjaan Proyek Danau Situ Embung Pauh tetap di tutup walaupun Dinas Lingkungan Hidup sudah menerbitkan Izin pada tanggal 26 Agustus 2019 yang silam, sementara pekerjaan sudah dilaksanakan lebih awal pada bulan Maret 2019, dengan menelan dana 19 miliar.

Menurut Sopyan Abusro, SIP melalui pengacara kondang Andrian, SH mengatakan, kita tetap mengacu pada regulasi yang ada, bahwa sebelum pekerjaan dilaksanakan wajib melengkapi izin terlebih dahulu, ujarnya.

Mengutip bahasa mantan Kepala Dinas Perhubungan Ir. Endang Abdul Nasir pada saat dijumpai diruang kerjanya beberapa bulan yang silam terkait izin pembangunan proyek Danau Situ Embung Pauh, di analogikan ” KOK DULUAN ANAK LAHIR DARI PADA IBU”. (*)