Seorang Wanita Di Gagahi Dua Laki2 Di Kamar Mandi Masjid

139

 

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Dalam Press Releas, kamis (7/12/2017), Kapolres Kabupaten Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana SIK M.AP, membenarkan kejadian tersebut, satu orang wanita digagahi dua orang laki-laki dilokasi berbeda diantaranya, di tepi jalan Desa Muara Danau, dan di dalam kamar mandi Masjid, Desa Pelawa Jaya. Kecamatan Pelawan. Kabupaten Sarolangun. Provinsi Jambi.

Korban dari pencabulan tersebut kita ganti nama Bunga (22) warga Kecamatan Singkut, dan di gagahi dua orang laki2 FR (17), JP (21) kedua pelaku adalah warga Desa Pulau Melako. Kecamatan Bathin VIII. Kabupaten Sarolangun. Provinsi Jambi.

Kejadian bermula, selasa malam 28 November 2017, jam.20.00 WIB, Korban ketika itu berpamitan minta izin kepada orang tuanya untuk pergi ke Pasar malam di Kelurahan Sungai Benteng. Kecamatan Singkut.

Dan pada jam. 21.30 WIB. Ibu korban akan menjemput korban di Pasar malam. Namun pada saat Ibu Korban hendak berangkat menuju Pasar malam kemudian datang dua orang saksi a.n Eva dan Warni memberitahukan bahwa korban Bunga pada pukul. 22.00 WIB dibawa oleh dua orang laki2 yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor ke arah Pasar Singkut Jalan Lintas Sumatera.

Atas informasi tersebut Ibu korban menyampaikan pada suaminya, selanjutnya kedua orang tua korban berusaha untuk mencarinya kearah Pasar Singkut namun alhasil tidak ditemukan. Kemudian ke dua orang tua korban hendak pulang ke rumah sesampai di simpang rumah/FCC korban bertemu dengan korban Si Bunga dalam kondisi basah kuyub. Selanjutnya Ibu korban bertanya “kamu dari mana nak” dan korban menjawab sembari menangis “aku dibawa dua orang laki2 dan aku telah diperkosa sebanyak tiga (3) kali di pinggir jalan yang sepi Desa Muara Danau dan juga di kamar mandi Masjid Desa Pelawan Jaya” akunya.

Kemudian setelah mendengar perkataan anaknya, selanjutnya orang tua korban dibantu warga setempat berusaha mencari pelaku kearah Singkut tiga (3) namun tidak diketemukan pelakunya, kemudian salah satu warga melaporkan kejadian tersebut Ke Polsek Pelawan Singkut.

Berdasarkan Laporan warga No: LP/B-77/XI/2017/Jmb/Srl/Skt, tanggal 29 November 2017, kemudian Polsek Pelawan Singkut bersama anggota melakukan Penyelidikan dilapangan, alhasil di duga pelaku berinisial FR dan JP yang berdomisili di simpang empat Desa Pasar Singkut lebih tepatnya pelaku berada di Kios pangkas rambut MAHKOTA.

Dari hasil penyelidikan tersebut pada pukul 02.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap ke dua pelaku tersebut. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Pelawan Singkut untuk dilakukan pemeriksaan dan konfrontir terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan ke dua pelaku mengakui atas perbuatannya memperkosa korban sebanyak tiga (3) kali.

Pada saat Press Releas di Mapolres digelar berupa barang2 bukti diantaranya: 1 unit sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam tanpa Nopol, No mesin MH1JBE11XSK553213, No Rangka. JBE1E1542224H. 1 buah jelana panjang warna coklat merk gamel. 1 buah kaos putih oblong lengan pendek. 1 lembar celana pendek hitam garis2 putih. 1 helai celana panjang warna biru merk GT MAN. 1 helai celana panjang warna hitam merk QUIK SILVEE. 1 lembar baju kaos berkera lengan pendek warna belang2, merah, putih, abu2 merk D-VID. 1 lembar kaos singlet merk TEXAS. 1 helai celana dalam warna biru merk sport, dan 1 lembar celana panjang warna hitam.

Kata Kapolres Sarolangun. Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang wanita bersetubuh dengan dia diluar pernikahan dan atau barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seaeorang melakukan atau membiarkan dilakukan pada dirinya perbuatan cabul karena merusak kesopanan sebagaimana dimaksud pasal 285 KHUPidana dan atau pasal 289 KHUPidana. dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun, tegas Kapolres.
(Sopyan Abusro)