Sekda Menghadiri Panggelaran Pidato & Men-Dongeng Tingkat SD/MI & SMP Di Distaka Se Kab. Sarolangun

55


NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Perpustakaan Kab. Sarolangun menggelar acara rutinitas tahunan perlombaan Pidato dan mendongeng tingkat Sekolah Dasar (SD) dan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se- Kabupaten Sarolangun tahun 2017, kamis (28/9/2017) di halaman Dinas Perpustakaan Kab. Sarolangun.

Adapun dalam pagelaran acara tersebut dihadiri, Bupati Sarolangun yang diwakili Sekda Sarolangun H. Thabroni Rozali, tuan rumah Kadis Distaka Fuad Zakir, S.Pd, para OPD, para pendamping Siswa dan Siswi, dan juga dalam pengelaran tersebut di ikuti 30 orang siswa-siswi tingkat SD dan SLTP yakni, 10 orang siswa-siswi tingkat SD katagori Pidato, 10 orang lagi di ikuti siswa-siswi SD dengan katagori mendongeng, dan selanjutnya 10 orang siswa-siswi SMP mengikuti katagori Pidato.

Laporan Kadis Distaka Fuad Zakir dalam Lomba Pidato tingkat SD/SMP dan lomba mendongeng SD/MI, dasar pelaksanaan UU RI No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, Perda No. 10 tahun 2016 tentang pengesahan APBD Kab. Sarolangun 2017.

Lanjutnya, tujuan pegelaran acara tersebut untuk menumbuhkan, mengembang minat membaca terutama buku2 koleksi perpustakaan dan cinta terhadap budaya lokal, memotivasi minat membaca anak2 usia sekolah tentang buku2 cerita berbagai daerah, terutama cerita rakyat Sarolangun, dan bagi peserta lomba yg menang kami beri Cinderamata, Piala, dan uang saku, dan juga bagi yg memenang perlombaan tersebut akan berlanjut ketingkat Provinsi, bahkan ketingkat Nasional, katanya.

Demikian halnya sambutan Bupati Sarolangun melalui Sekda Sarolangun, salah satu upaya Pemkab Sarolangun dalam upaya meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program gemar membaca menjangkau tingkat pendidikan SD/ MI dan SLTP, dikarenakan kebiasaan membaca merupakan sesuatu yg fundamental yg harus dikembangkan sejak dini.

Lanjutnya, mungkin kita sudah biasa mendengar ungkapan ” membaca adalah kunci ilmu sedangkan gudangnya ilmu adalah bulu ” sepintas umgkapan itu sederhana, namun didalamnya terkandung makna penting yg harus kita kembangkan terutama dikalangan anak2 pelajar. Minat baca harus dapat kita tanamkan pada anak2 sejak dini sehingga nantinya anak2 merasa bahwa membaca merupakan suatu kebutuhan dalam keseharian, harapnya.

(Sopyan Abusro)