Sejumlah 50 Orang Warga Desa Ladang Panjang Menerima BLT-DD 2021

278

SAROLANGUN-50 Orang warga  Desa Ladang Panjang yang mendapat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, (BLT-DD) Rp. 300.000, bulan Oktober 2021 diserahkan
dikantor Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Rabu,(10/11/2021).

Kegiatan peyerahan  BLT DD 2021 dihadiri oleh Kepala Desa Ladang Panjang Sariffudin, Sekdes Limin,  Babinsa, BabinKamtibmas,
Sekretaris BPD, Abdul Halim, anggota BPD, kadus mudik, Kadus tengah, dan Kadus Ilir.

di tengah wabah virus Corona covid- 19 Pemerintah Desa Ladang Panjang memberikan bantuan untuk meringankan beban ekonomi warga melalui Dana Desa  (DD ) BLT sebanyak 50 warga yang mendapat bantuan (  BLT )dalam bulan’ Oktober ini.

kades Sariffudin mengatakan warga yang mendapat bantuan dana ( BLT) Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah), agar bisa untuk menambah kebutuhan ekonomi di rumah dan bisa meringankan kebutuhan sehari-hari dan juga warga Desa Ladang Panjang uang yang didapatkan jangan salah gunakan apa lagi ditegah wabah virus Corona yang masih belum habis dari itu kita selalu menjaga keluarga dari wabah virus Corona covid-19

Kades Ladang Panjang Sariffudin dan penjelasan kepada Keluarga Penerima Manfaat terkait bantuan( BLT ) DD desa yang akan diberikan dengan maksud tujuan agar para penerima manfaat benar-benar menggunakan bantuan ini dengan tepat dan terarah pemanfaatannya tidak digunakan untuk membeli keperluan yang bukan menjadi kebutuhan pokok

Satu hal penting untuk dilakukan bersama warga Desa Ladang Panjang demi mempercepat penanggulangan bencana non alam/Covid-19, .

Diperlukan dukungan dan peran serta dari masyarakat Desa Ladang Panjang adalah dengan terus mematuhi protokol kesehatan covid-19, dan ikut mensukseskan Vaksinasi program pemerintah.” kabupaten sarolangun

Berharap agar warga masyarakat Desa Ladang Panjang tetap untuk selalu menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Manghindari kerumunan

langkah ini diyakini dapat memulihkan keadaan dari pandemi COVID-19.