Sapi Program P2DK Pematang Kolim Siap Jual

Foto: Sapi P2DK Desa Pematang Kolim yang siap dijual..

SAROLANGUN-Sapi program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) Desa Pematang Kolim, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun siap dijual ke pasaran dan untuk kebutuhan Hari Raya Qurban.

Sapi yang dibeli dengan dana program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) dan di digelontorkan satu Desa dan Kelurahan 200 Juta Rupiah, dan di pergunakan bagi masyarakat Desa Pematang Kolim beternak Sapi sebanyak 13 ekor, dipelihara peternak di delapan Dusun.

Sapi yang baru dipelihara selama sekitar tiga bulan ini, sudah gemuk dan sehat sesuai ukuran Sapi Dewasa dan diperkirakan sudah dapat menguntungkan bila dijual, keuntungan dari penjualan akan dapat menambah penghasilan dan sangat membantu peternak (warga).

Warga yang menerima manfaat langsung dana Program P2DK ini
berterima kasih atas program yang sangat membantu ini, khususnya kepada Bupati Kabupaten Sarolangun H Cek Endra dan Wakil Bupati H. Hilallatil Badri yang dinilai sangat peduli dengan warga Desa dalam memperoleh pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Usaha Penggemukan Sapi ini dinilai sangat potensial dan sangat menguntungkan, karena dapat membantu warga Desa dalam melakoni usaha penggemukan Sapi dengan waktu yang relatif singkat.

“Penggemukan Sapi dapat menghasilkan dalam waktu singkat, kita sangat berterima kasih atas dilontarkannya program P2DK oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, khususnya Bupati Sarolangun H Cek Endra,” kata Usep Surya Mulyana (Kang Uus), Kepala Desa ((Kades) Pematang Kolim, kepada netizenews.co.id, Kamis (23/1/2020) kemarin.

Kang Uus berharap program P2DK tetap berlanjut, karena sangat membantu, Ia menyebut dana P2DK kedepannya tetap dalam usaha penggemukan Sapi karena cepat menguntungkan dan cepat bergulir ke warga lainnya.

“Usaha Penggemukan Sapi cepat bergulir, tidak perlu menunggu dana program tahun berikutnya, jadi warga lainnya juga cepat menikmati perguliran dana ini,” urai Kang Uus.

Kang Uus menambahkan, yang lebih menarik lagi, Dusun akan kecipratan keuntungan penjualan Sapi, karena dari keuntungan penjualan dialokasikan juga untuk uang kas Dusun.

“Dusun akan kecipratan keuntungan penjualan Sapi, karena dari keuntungan penjualan dialokasikan juga untuk uang kas Dusun, saya rasa ini yang lebih menarik, Dusun akan punya sumber penghasilan baru,” terang Kang Uus.

Seirama dengan Kades, Wasidi peternak sapi P2DK yang beralamat di Dusun Suka Sari, menyebut Program P2DK sangat tepat dan bagus untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program P2DK sangat tepat dan bagus untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti keuntungan dari usaha penggemukan Sapi sangat membantu, peternak langsung dapat uang dari keuntungan penjualan Sapi, dijual sekarang saja sudah untung, apa lagi dijual pada lebaran Haji,” ucap Wasidi.

Begitu pun Nuryanto, warga Desa yang sehari-hatinya bertani ini, Ia mengakui program P2DK sangat membantu masyarakat dalam menambah penghasilan,

“P2DK sangat membantu, kami punya usaha baru dan akan mendapatkan penghasilan baru, bila Sapi terjual dan menguntungkan, kalau dijual pada lebaran haji, bisa dengan harga tinggi, keuntungannya pun tentu saja lebih banyak,” ungkapnya.

Atas nama warga Desa Pematang Kolim, Kang Uus berharap program unggulan Kabupaten Sarolangun yang dipimpin Bupati H Cek Endra, ini dapat terus digulirkan, karena ini menjadi andalan warga dalam menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Masih banyak warga kita yang berminat mengelola dana P2DK, kita berharap program ini terus digulirkan untuk membantu masyarakat menghasilkan uang dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” pungkas Kang Uus. (*)

(Abah Agus)