Saiful Akmal Bertekad Wujudkan Desa Mentawak Baru Menjadi Desa Mandiri

162
Saiful Akmal – Kades Mentawak Baru Didampingi Siti Mariyah Kuswati (Istri)

SAROLANGUN – Saiful Akmal Kades Mentawak Baru bertekad mewujudkan Desa Mentawak Baru menjadi Desa Mandiri dalam kepemimpinannya selama enam tahun ke depan.

Hal ini disampaikan suami dari Siti Mariyah Kuswati ini setelah dilantik Bupati Sarolangun Drs. H. Cek Endra menjadi Kepala Desa Mentawak Baru Kecamatan Air Hitam, Kamis 26 Agustus 2021 di halaman kantor Camat Air Hitam.

“Saya bertekad mewujudkan Desa Mentawak Baru menjadi Desa Mandiri dengan fokus pada program pemberdayaan masyarakat terutama pada ibu-ibu PKK dan pemuda,” kata Bapak dua anak ini, yang pernah bekerja sebagai pendamping desa dan Panwas Kecamatan Air Hitam.

Saiful Akmal menyebut, pekerjaan pertama yang akan dilakukannya berfokus pada pembenahan administrasi pemerintahan desa yang kurang baik.

“Yang pertama saya kerjakan adalah pembenahan administrasi pemerintahan desa yang dinilai kurang baik, menjadi pelayanan prima dengan pelayanan terpadu, semua pelayanan masyarakat difokuskan di kantor desa,” ucapnya.

Pekerjaan selanjutnya, dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat, Saiful Akmal akan fokus pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan program pembangunan, yaitu mengelola bantuan dari pemerintah dengan baik, seperti pengelolaan Dana Desa (DD) dan program percepatan pembangunan desa dan kelurahan (P2DK) dari pemerintah Kabupaten Sarolangun dan mengelola aset desa dengan baik.

“Pada program pemberdayaan masyarakat, saya akan menghidupkan Bumdes, memberdayakan ibu-ibu dan pemuda sebagai garda terdepan dalam pembangunan desa ini, saya yakin para ibu-ibu dan pemuda mampu melaksanakannya,” terang Kades Saiful Akmal.

Terkait program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Saiful Akmal sangat tertarik dengan mengoptimalkan pengelolaan dana P2DK yang bersumber dari APBD pemerintah Kabupaten Sarolangun.

“Dengan P2DK, saya akan ciptakan bagaimana setiap dusun mempunyai penghasilan (PAD) sendiri hingga terwujudnya Desa Mandiri,” urai Saiful Akmal.

Kades Saiful Akmal mengakui program P2DK sangat membantu masyarakat.

“P2DK terbukti sangat membantu masyarakat, selama ini di desa kami fokus pada peternakan sapi yang dikelola secara bergulir, karena melihat kultur masyarakat dan potensi desa, pakannya banyak dan warga senang beternak sapi, dana P2DK tahun 2020 yang lalu juga dikelola dengan peternakan sapi,” jelas Kades Saiful Akmal.

Pada bidang keagamaan di desa yang mayoritas muslim ini, Kades Saiful Akmal akan lebih mengaktifkan kegiatan majelis taklim, Ia menyebut belakangan ini majelis taklim Desa Mentawak Baru sukses menyantuni anak yatim dengan menyerahkan dana dari partisipasi masyarakat sejumlah Rp. 43 Juta kepada para penerima.

Dalam masa pandemi ini, tentang pencegahan Covid 19, di Desa Mentawak Baru kesadaran masyarakat sangat tinggi, Ia menyebut dari jumlah warga lebih dari 3000 jiwa, sudah melakukan vaksinasi sebanyak 1500 orang lebih. Hampir separohnya sudah ikut vaksin, termasuk warga suku anak dalam (SAD).

“Kami perangkat desa dan masyarakat selalu secara intensif mensosialisaikan tentang pencegahan covid 19,” pungkas Kades Saiful Akmal. (AF)