Proyek Pemkab Sarolangun Terancam Banyak Mangkrak

30

SAROLANGUN – Sejumlah Proyek Fisik di Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi, hingga saat ini memasuki minggu ketiga bulan November tahun 2018 banyak yang berpotensi tidak selesai tepat waktu.

Beberapa proyek fisik dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni tahun 2018 tersebut, saat ini yang terlihat masih jauh progres penyelesaiannya diantaranya.

Proyek pembangunan turap penyangga jembatan, Desa Pulau Aro Kecamatan Pelawan dengan anggaran lebih dari 1 miliar, serta perbaikan Pendopo dan pemasangan batako sebagian lapangan Gunung Kembang komplek perkantoran Pemda Sarolangun.

“Sekarang memang kita sedang melakukan pemantauan terhadap proyek-proyek pelaksanaan pembangunan. Banyak yang masih kurang dari sisi progres pekerjaannya, dan itu sekarang masih berlangsung,” kata Kajari Sarolangun, Ihkwan Nul Hakim, Rabu (21/11/2018) kepada media saat sosialisasi bersama ULP Setempat terhadap Peraturan Presiden RI nomor16 tahun 2018 tentang pengadaan barang jasa pemerintah.

Ia mengatakan, bagi yang didampingi pihaknya kalau terjadi masih ada kekurangan progres pekerjaan itu akan disurati untuk dilakukan percepatan.

“Itu ada kita lakukan teguran pertama, teguran kedua. Tetapi yang melakukan teguran itu adalah Dinas yang bersangkutan, cuma kita sebagai konsultasi menyarankan supaya dilakukan teguran,” katanya.

Ia menyebut, diantaranya dengan cara misalnya untuk menambah tenaga kerja, kemudian menambah jam kerja supaya mempercepat proses pengerjaan, itulah yang kita lakukan.

“Kalau sudah waktunya lewat, tentu akan kita lakukan denda tidak mungkin tidak. Kalau kita abaikan nanti akan menimbulkan kerugian yang lebih besar. Maka kita lakukan denda setiap keterlambatan, yang mereka lakukan,” kata Kajari.

Sementara itu terhadap hal tersebut, Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri mengatakan semua pekerjaan proyek fisik yang tidak diselesaikan tepat waktu akan dikurangi jumlah pembayarannya.

“Semua proyek tidak bisa diselesaikan sampai dengan tanggal 21 Desember 2018. Untuk tidak mencairkan 100 persen, kalau ada nanti yang mencairkan 100 persen resiko tanggung sendiri, yang jelas kita sudah komit seperti itu dan kita sudah mengingatkan,” kata Wabup Sarolangun. (Afdol)