Program P2DK Diyakini Tingkatkan Populasi Ternak Sapi

130

Foto: Masturo Hardi, Kadis Peternakan dan Perikanan Sarolangun, saat kegiatan Pelayanan kesehatan (Yankes) ternak sapi P2DK, di Desa Kasang Melintang Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun

SAROLANGUN- Dalam rangka percepatan produksi sapi program P2DK (Percepatan Pembangunan Desa Kelurahan) dan peningkatan populasi ternak sapi, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Sarolangun melakukan pelayanan kesehatan (Yankes) ternak sapi P2DK, kegiatan kali ini dilakukan di Desa Kasang Melintang, Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi-Indonesia, Sabtu (11/1/2020).

Diyakini Program P2DK dapat meningkatkan populasi ternak sapi,
kegiatan Yankes dilakukan secara intensif dengan melibatkan tenaga teknis, Dokter hewan dan Penyuluh ternak, yang dipimpin langsung Masturo Hardi, Kepala Dinas (Kadis) Disnakkan Kabupaten Sarolangun.

“Kita yakin, program P2DK dapat meningkatkan populasi sapi, dalam Yankes kali ini kita turun bersama tenaga teknis, yakni 2 orang dokter hewan dan 1 orang Penyuluh ternak, dalam Yankes 18 ekor sapi, disaksikan oleh pihak Desa dan Peternak,” kata Kadis Masturo Hardi, Minggu (12/1/2020) kepada netizenews.co.id seraya menyebut kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan yankes ternak sapi P2DK Desa Kasang Melintang yang dilakukan pada 31 Desember 2019 yang lalu.

Lanjut Kadis Masturo Hardi, upaya mendukung dan mensukseskan program P2DK yang merupakan program unggulan Bupati Sarolangun Cek Endra dan Wakil Bupati Hilallatil Badri ini, Yankes ternak sapi dilakukan dengan pemberian hormon/perangsang birahi ternak dan akan dilaksanakan Inseminasi buatan (IB) untuk merangsang kebuntingan sapi.

“Yankes ternak sapi ini kita lakukan dengan pemberian hormon/perangsang birahi ternak, pemberian densinfektan kandang dan akan dilaksanakan Inseminasi buatan (IB), dan pada 3 bulan berikutnya akan dilakukan pemeriksaan kebuntingan,”‘ terang Kadis.

Diketahui, Program P2DK adalah berbasis Desa dan Kelurahan, yang merupakan Program peningkatan ekonomi kerakyatan yang lebih spesifik, digelontorkan di 158 Desa/Kelurahan se Kabupaten Sarolangun menggunakan APBD Kabupaten Sarolangun dengan jumlah dana Rp 200 Juta pada setiap Desa/Kelurahan, untuk kesejahteraan masyarakat.

Kadis menambahkan, dengan Yankes dan pembinaan Peternak sapi dilakukan secara intensif, dapat diyakini Program P2DK dalam peternakan sapi akan meningkatkan populasi ternak sapi di Kabupaten Sarolangun.

“Jadi, dengan pelayanan kesehatan ternak sapi dan pembinaan Peternak sapi dilakukan secara intensif, dapat diyakini Program P2DK dalam peternakan sapi akan dapat meningkatkan populasi ternak sapi di Sarolangun” pungkas Kadis Masturo Hardi. (*)

(Abah Agus)