Polres Sarolangun Gelar FGD Lomba Kampung Bersih Narkoba

59

Foto : FGD Sat Binmas Polres Sarolangun Menuju Bebas Narkoba

SAROLANGUN – Polres Sarolangun menggelar Forum Group Discussion (FGD) lomba kampung bersih Narkoba, di Aula Mapolres Sarolangun yang diikuti para Kades, Lurah, Camat, OKP, Mahasiswa dan undangan lainnya. Selasa (19/11/2019).

Dalam pembukaan acara ini, sambutan Kapolres disampaikan Kabag Ren Kompol Iskandar. Kompol Iskandar menyebut lomba kampung bersih Narkoba bertujuan membentuk kampung (desa/kelurahan) yang bersih dari peredaran dan pemakai Narkoba.

“Lomba kampung bersih Narkoba bertujuan membentuk kampung bersih dari Narkoba dan akan diperlombakan di tingkat Kabupaten bahkan di tingkat Nasional,” ucapnya.

Lanjut Kompol Iskandar, tugas mencegah peredaran Narkoba bukan hanya tugas kepolisian, bahjan sangat diharapkan peran aktif masyarakat.

Hadir sebagai Nara Sumber Cik Marleni anggota DPRD Sarolangun dan Mulyadi Kadis PMD Kabupaten Sarolangun.

Dalam arahannya, Cik Marleni mengatakan lomba kampung bersih Narkoba merupakan langkah nyata dalam menjadikan Kabupaten Sarolangun bersih dari Narkoba.

“Ini langkah nyata dalam menjadikan Sarolangun bersih dari Narkoba, ” kata Cik Marleni.

Cik Marleni juga mengungkapkan keprihatinannya pada anak dan generasi muda dan mengatakan Narkoba wajib diberantas,

“Kita prihatin dengan kondisi sekarang, anak-anak pun sudah mengenal dan mengkonsumsi narkoba, narkoba wajib diberantas,” ucap Cik Marleni.

Sambutan mewakili para Camat disampaikan Hudri Camat Pelawan, menurutnya upaya menjadikan Sarolangun bersih dari narkoba patut diapresiasi.

“Upaya Polres patut diapresiasi dan ini adalah langkah baik bagi Kita dalam menciptakan Sarolangun bersih dari narkoba,” kata Camat Hudri.

Lanjut Hudri, pihaknya sangat menyambut baik upaya ini namun menurutnya perlu bimbingan pihak kepolisian. “Kami sangat mendukung dan menyambut baik upaya ini, kami minta bimbingan Polres memberikan bimbingan dan pembinaan, ini tidak akan berhasil tanpa komitmen bersama,” tambahnya.

Menurut Hudri, dengan niat baik, upaya ini akan berhasil sebagaimana komitmen Pemerintah menjadikan Sarolangun bebas narkoba.

“Mari kita bahu membahu bergandengan tangan dalam memberantas narkoba dengan bersinergi sesama elemen masyarakat,” tutup Hudri.

Mulyadi Kadis PMD mengatakan bila Desa bersih dari narkoba, Kabupaten Sarolangun akan bebas dari narkoba,

“Bila Desa bersih dari narkoba berarti Sarolangun bebas narkoba, mari bersama Kita dukung program ini demi Saeolangun bebas narkoba,” ucap Mulyadi.

Acara FGD berlangsung dengan diskusi yang dipandu Kasat Binmas AKP Puji Harso, Kasat menyebut “Bila generasi terjangkit narkoba, Sarolangun akan rusak, mari bentuk kampung bersih dari peredaran dan penggunaan narkoba,” ajak Kasat.

Lanjut Kasat, ada beberapa langkah dalam membentuk kampung bersih narkoba, diantaranya setiap Desa atau kampung membentuk tim, selalu koordinasi dengan pihak terkait, Dinas kesehatan dan Kantor Urusan Agama.

Selanjutnya lakukan tindakan persuasip dan preventif, melaporkan Pelaku secara berjenjang, dan melaporkan bila melihat atau mendengar adanya pengguna dan Pengedar narkoba.

Diskusi berlangsung hangat dengan tanggapan para Kades, H Arifin Kades Pelawan Jaya menyorot elemen Masyarakat harus bersih dari narkoba,

“Elemen yang ada di masyarakat harus mampu menjadi contoh, Kades, Ketua pemuda, PNS dan orang yang dianggap tokoh harus bebas dari narkoba,” kata H Arifin.

Kades lainnya tidak mau kalah, Ibrahim, Kades Muara Danau pun menanggapi, “Di setiap Desa harus aktif pihak kepolisian (Intel) masuk Desa, bekerja sama dengan pemuda dan langsung menindak yang terindikasi narkoba,” ucap Kades Ibrahim.

Lain halnya Kades Batu Putih Ali Mukti, Kades satu ini melirik pentingnya peran Ibu Rumah tangga, “Seorang Ibu sangat dekat dengan anak, Kita penting melibatkan para ibu,” tegas Kades Ali Mukti.

Pantauan media ini, walaupun FGD diwarnai komentar dan pendapat yang memojokkan para Kades, namun tetap berjalan baik dan lancar. (*)

Reporter : Abah Agus