Pjs Bupati Hilal Damping Pjs Gubernur Jambi Kunker ke Sarolangun Persiapan Pilkada

224

SAROLANGUN-Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Sarolangun H. Hilallatil Badri menerima kunjungan kerja (Kunker) Pjs Gubernur Jambi Dr. Drs. AGUS FATONI, M.Si dalam rangka persiapan Pilkada dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di kabupaten Sarolangun Tahun 2020 di Rumah Dinas Bupati Sarolangun Sabtu sore (07/11/2020).

Kunker tersebut ditandai dengan penandatangan komitmen bersama Pemerintah Provinsi Jambi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sarolangun  dan Pemerintah Provinsi Jambi, pelaksanaan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Sarolangun.

Hadir dalam acara tersebut Pjs Gubernur Jambi beserta Ibu, Pjs Bupati Sarolangun beserta Ibu, Unsur Forkompinda, Sekda Kab Sarolangun, Para Asisten, Stap Ahli Bupati, OPD, dan para Ibu taem Pengerak PKK.

“Pertemuan tersebut perihal saling kenal maupun saling kunjung dari Pjs Gubernur Jambi, juga membicarakan kondisi perpolitikan, situasi pandemi Covid-19 serta kondisi Sarolangun pada umumnya,” kata Hilal.

Ia menyebutkan, Pjs telah diamanatkan Mendagri Tito Karnavian beberapa hal. Di antaranya, menekan penyebaran Covid-19 sekaligus meningkatkan kesembuhan. Lalu, mensukseskan pelaksanaan Pilkada yang aman, tertib, adil sesuai dengan koridor penanganan Covid-19 yang super ketat.ucapnya.

“Fokus tugas yang lain adalah pemulihan ekonomi. Untuk diketahui, terakhir pertumbuhan ekonomi kita masih minus, Kemudian memberikan jaminan bahwa pelayanan publik tetap berjalan dengan baik,”ujurnya.

Mengawali sambutannya, Pjs Gubernur Jambi  menyampaikan,” terimakasih kegiatan tersebut telah menerapkan protokol kesehatan, terlebih digelar pada ruangan terbuka.

Ia mengingatkan, Pilkada kali ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya karena dilaksanakan di tengah pandemi. Kehadiran semua pihak dalam kegiatan tersebut membuat dirinya yakin perlaksanaan Pilkada 2020 di Jambi akan berjalan dengan lancar dan baik.

“Bicara soal pandemi baik secara konsepsi dan praktik, kemungkinan terjadinya penularan akan lebih besar apabila berkerumun, apapun jenis kerumunannya. Oleh karenanya, kita desain pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dengan jaminan syarat dan kondisi terpenuhi, bahwa hal yang bisa menjadi faktor penyebab Covid-19 harus dihentikan,”ucapnya.

Untuk itu pemerintah menyiapkan semua perangkat hukum yang mendukung upaya menekan penyebaran dan penegakan hukum Covid-19. Selain itu ia mengajak semua pihak terlebih yang berkaitan langsung dengan pilkada maupun masyarakat untuk menjadikan Pilkada Provinsi Jambi maupun Sarolangun menjadi contoh pelaksanaan Pilkada yang menjunjung tinggi penerapan protokol kesehatannya.

“Di tingkat Jambi saya sudah sowan juga ke pasangan-pasangan calon untuk ikut andil mengendalikan para simpatisan untuk menjaga protokol kesehatan tetap terlaksana,” katanya.

Ia mengingatkan kembali, beberapa waktu lalu pelaksanaan Pilkada telah mendapat masukan dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan elemen lain untuk ditunda. Ia menyebutkan masukan tersebut tentu merupakan masukan yang penting bagi evaluasi pelaksanaan Pilkada.

“Maka desain Pilkada 2020, buktikan dari yang awal diindikasikan masalah justru menjadi instrumen melawan covid,” kata dia.

Ia berharap pasangan calon juga ikut andil untuk mengendalikan massa maupun simpatisan. Agar Provinsi Jambi  menjadi contoh pelaksanaan Pilkada yang baik ditengah pandemi. “Saya sejak awal menggelorakan gerakan pilkada sehat. Kita ingin Jambi dan Sarolangun menjdi contoh bahwa kita mampu melaksanakan pilkada di tengah pandemi sesuai rencana,”pungkasnya.#.AF.RN.