Perlu Uluran Tangan Bayi di Merangin Sakit Mata Keluarkan Nanah

575

MERANGIN-Sungguh terharu melihat Muhammad Fahri bayi laki-laki yang masih berumur 5 bulan, Dusun Petekun, Desa Baru Nalo, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin. Bayi mungil ini harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Saat dikunjungi organisasi Persatuan Wartawan Merangin (PWM), ia harus sesekali terlihat dipeluk ibunya sampai terlelap tidur, karena kedua matanya kerap mengeluarkan nanah.

Menurut penuturan ayahnya Parion, penyakit yang dialami bayinya tersebut sudah berlansung sejak tiga bulan terakhir. “Sekitar umur 2 bulanan,”ungkap Parion.

Dimana awalnya mula penyakit seperti infeksi itu, terlihat saat bayi mulai mengalami gejala tidak bisa memejamkan mata atau matanya terus melotot.

Hampir dua bulan kedua bola mata mengalami melotot, Namun, hari berganti hari, perlahan mulai terlihat membengkak dan mengeluarkan nanah.
Tak jarang, sang ibu, Rohani , membersihkan nanah tersebut mengunakan kain basah atau tisu bayi.

“Kayak ada nanah gitu, kemudian kita bawa ke rumah Sakit Raudah Bangko, kemudian Rumah sakit Umum Bangko, tidak ada perkebangan sampai kita bawa Rumah sakit di Padang.Sampai sekarang penyakitnya kita belum tahu. Kata dokter infeksi,”ungkap Rohani sambil menggendong bayinya yang terus menangis. Kamis 11 Februari 2021 / al-Khamis 29 Jumadil Akhir 1442.

Segala upaya telah dilakukan keluarganya, namun saat ini anak kedua dari Pasangan Parion dan Rohani ini hanya bisa pasrah karena terkendala biaya pengobatan pada bayi kesangannya itu.

“Sekarang pakai obat Kampung la ( obat Tradisional, red). Belum tau mau berobat kemana, biaya juga belum ada,”ungkap Parion.

Untuk itu iya berharap, uluran tangan bagi dari para darmawan untuk meringankan beban pengobatan yang dialami bayi kesayangannya itu dengan menghubungi No orang tuanya di nomor ini 082384050804.

Saat ini Bayi tersebut sudah dibawa kedua orang tuanya ke tempat keluarganya yang berada di Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin.

“Karena dari Desa kami itu jauh untuk berobat. Jadi disini dekat. Jadi untuk mengantisipasi jika hal buruk terjadi bisa lebih dekat akses kerumah Sakit,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Merangin (PWM) Andy, saat kelokasi, mengatakan sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan untuk pengobatan bayi tersebut.

“Karena kasian melihat bayi itu. Kedua orang tua bayi itu juga tidak mampu atau tingkat ekonomi sulit. Kami dari PWM dihari Pers Nasional ini bentuk sosial kami. Kami akan berusaha bagaimanapun untuk membantu meringankan pengobatan bayi ini. Mari kita doakan untuk kesembuhan bayi Fahri ini,”singkat Andy.

(Jas)