Pengrajin Seni Ukir Kayu Limbah Terkendala Dana

51

SAROLANGUN – Kelompok Pengrajin seni ukir kayu limbahan Jaya Karya Bersama ( JKB ) di ketuai Gunawan bertempat di RT.10  Dusun Suka Mekti Desa Mekar Sari Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun Jambi, butuh uluran tangan pihak pemerintah dan swasta.

Seni ukir berbahan baku dari limbah kayu tersebut sudah dilakukan oleh Gunawan salah satu putra Asli Desa Mekar Sari Kec Pelawan selama 2 Tahun.

Kelompok yang beliau kelola beranggotakan 10 orang sekaligus sebagai tenaga pengrajin. Mulai dari koreografi, ukiran di atas kayu bermotif tokoh pewayangan maupun hewan. Hal tersebut terkendala persoalan anggaran, peralatan, dan terutama pemasaran karya yang di hasilkan.

Perhatian pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Prindagkop bidang Usaha  Kecil dan Menengah (UKM) sangatlah di harapkan, guna menopang usaha yang beliau tekuni kedepannya nanti.

Didampingi tokoh muda masyarakat Singkut Tujuh Herhar Supraja Sebagai pembina Kelompok Jaya Karya Bersama
(JKB) yang Bergerak di bidang Pengrajin seni ukir kayu limbahan bertempat di RT.10  Dusun Suka Mekti Desa Mekar Sari Kecamatan Pelawan.

Coba sambangi Dinas terkait guna mencari solusi permasalahan yang mereka hadapi. Dinas Pindagkop melalui kabid Adim merespon dengan sangat baik atas kunjungan dan niat yang mereka sampaikan.

Pihak Prindagkop melalui bidang UKM akan berusaha membantu sesuai kapasitas bidang, bahkan beliau di tawarkan untuk mengikuti pelatihan agar hasil dari kerajinan mereka mempunyai motif yang punya harga jual yang tinggi ketika di pasarkan.

Usai mendampingi Gunawan ke Dinas terkait,awak media mengunjungi kediaman Tokoh Muda Herhar Supraja kamis (13/09/18) beliau menjelaskan,

“Pihak Prindagkop bidang UKM siap membantu dan dalam waktu dekat, Gunawan akan di Undang ikuti pelatihan melalui Dinas” imbuh nya.

Gunawan juga berharap adanya investor swasta untuk invertasikan modal atau pun siap untuk memasarkan produk yang mereka hasilkan ke luar daerah.

“Siapa pun yang berniat membantu kami tunggu, baik modal atau pun yang siap memasarkan produk seni yang kami hasilkan” ucapnya.

( HS )