PETI Merambah Hutan Lindung. Di Duga Bukan Ulah Pekerjaan Orang Biasa

216

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN – Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) secara liar menggunakan beko kini marak di sepanjang desa Lubuk Bedorong  Aliran Sungai Kecamatan  Limun kabupaten sarolangun. Laporan yang diterima kesatuan pengolahan  hutan produksi  (KPHP)  Masriyadi, Jumat kemaren (11 /05/2018).

Masriyadi menyebutkan, penambangan liar itu terjadi di kawasan hutan lindung dan terbanyak di desa Lubuk Bedorong Kecamatan Limun. Terdapat (4 ) empat alat berat beroperasi untuk menambang emas tersebut, tapi tak ada yang berani menindak, pasalnya diduga ulah tersebut bukan pekerjaan orang biasa, kata masriyadi.

“Menurut mereka, penambangan liar itu dilakukan dengan cara menggali tanah menggunakan beko, sepertinya penambangan liar tetsebut tidak terkendali lagi, dan sudah berjalan ada empat beko yang sedang beroperasi sementara itu ada alat beko mau masuk lagi sekitar 19 beko, untuk di kirim ke desa Lubuk Bedorong” katanya.

“penambang untuk mencari logam mulia itu sangat luas, sehingga dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kerusakan lingkungan.”

Masriyadi meminta kepada kepada penegak hukum untuk alat berat berupa beko cepat di tindak karena hutan lindung sebagai resapan air sudah habis di desa Lubuk Bedorong, semakin hari semakin gundul alias habis, kasihan melihat masyarakat sekitar, imbuhnya.

(Afdol)