Oknum Pemkab Sarolangun Trancam Digugat di Akhirat, Duga Tebang Pilih 14 ASN Diberhenti Tdk Hormat

125

 

SAROLANGUN – Pemberhentian tidak dengan hormat 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus dilakukan kepala daerah Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi pada hari Senin 31 Desember 2018 yang lalu sebagai pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atas ancaman dan sanksi Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Negara.

Oleh karena itu penerbitan Surat Keputusan Bersama yang memaksa Kepala Daerah sebagai Pejabat Pembina 2 Kepegawaian untuk memecat ASN Terpidana Korupsi.

Menurut informasi yang kami himpun, Kamis (3/1/2019) ada diantara 14 ASN inisial DL Kabupaten Sarolangun yang diberhentikan dengan tidak hormat merasa tidak mendapat perlakuan keadilan yang sama, kesannya Pemkab Sarolangun ada perlakuan tebang pilih terhadap keputusan SKB Menteri. Nomor 182/6597/SJ, Nomor 15 Tahun 2018 dan Nomor 153/KEP/2018 Tanggal 13 September 2018.

Pasalnya diduga ada mantan pidana Korupsi yang lainnya sampai saat ini masih melenggang bebas tanpa tersentuh dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri tersebut, kata narasumber.

Untuk itu saya sebagai korban Surat Keputusan Bersama Menteri, diberhentikan tidak hormat dengan berat hati terpaksa kami terima, namun dibalik itu saya tidak Ridho dunia akhirat karena saya merasa tidak mendapat perlakuan keadilan yang sama, sementara yang lainnya bebas tanpa terjerat dengan SKB Menteri tersebut, ingatlah kelak saya tuntut oknum Pemerintah Kabupaten Sarolangun di akhirat di hadapan Allah SWT, karena tidak berlaku adil, tegas narasumber.

Pasalnya DL kena hukuman satu tahun menjalani hukuman 9 bulan pada tahun 2008-2009 yang silam dan juga sudah mengembalikan kerugian Negara.(Sopyan Abusro)