Parah..!! Diduga Banwaslu Sarolangun Pembiaran Para Caleg Curi Star Kampanye

63

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN –
Bandan Pengawas Pemilu (Pemilu) merupakan amanat Undang-Undang No.7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Ditegaskan dalam UU ini, Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas Langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Dan dalam menyelenggarakan pemilu, penyelenggara pemilu harus melaksanakan Pemilu berdasarkan pada -asas sebagaimana dimaksud, dan penyelenggaraannya harus memenuhi prinsip: a. mandiri; b. jujur; c. adil; d. berkepastian hukum; e. tertib; f. terbuka;  g. proporsional; h. profesional; i. akuntabel; j. efektif; dan k. efisien.

Semestinya Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Kabupaten Sarolangun sesuai amanat UU No.7 tahun 2017 tentang pemilu, tertib huruf (e) dan Proporsional huruf (g)

Pasalnya, Pileg 2019 mamasuki masa kampanye sudah ditetapkan KPU pada tanggal 23 September 2018 sampai pada minggu tenang 2019.

Namun regulasi yang dibuat oleh KPU sepertinya tidak digubris oleh para Celeg, diantaranya Caleg DPR RI HBA Dapil Prov. Jambi nomor urut 1 dari Partai Golkar nomor 4 sudah memposting ke accunt Facebook HBa Terkini pada tanggal 17 Juli pukul.17.39, ditambah lagi postingan Caleg DPRD Prov. Jambi dapil Sarolangun-Merangin Susi Apriyanti nomor urut 3 dari Partai Golkar nomor 3 di accunt Fecebook Susu Apriyanti,  begitu juga Caleh DPRD Prov. Jambi Hefni Zen dapil Sarolangun Merangun Nomor urut .4 juga dari Partai Golkar nomor 4 diposting pada 16 Juli pukul.13.04 diposting oleh Eef Dekari.

Pada Selasa malam 17 Juli 2018 pukul. 23.00 pada saat penyerahan Berkas Bacaleg DPRD Kabupaten Sarolangun dari Partai Bulan Bintang ke KPUD. Menurut keterangan Caleg DPR RI Sopyan Abusro Dapil Prov. Jambi dari Partai Bulan Bintang (PBB) mempertanyakan kepada salah satu anggota Banwas Sarolangun Syukur di runag rapat KPUD Sarolangun, persoalan kinerja Banwalu Sarolangun karena diduga banyaknya pelanggaran kampanye melalui sosial media akhir2 ini yang dilakukan para Caleg. Ternyata pertanyaan dari Sopyan Abusro tidak mendapat jawaban yang tegas dari Syukur, terangnya.

Sambungnya, Karena tidak mendapat penjelasan yang tegas dari Banwaslu Sarolangun, Sopyan Abusro pada tanggal 19 Juli 2018 pukul. 13.00 posting barrner pencalegannya di posting oleh simpatisannya di accunt Facebook Muhamamad Yunus Yunus kemudian pada hari yang sama jam berbeda pukul 17.29 ketua Banwaslu Kab. Sarolangun Edimartono langsung menghubungi via telp meminta agar postingan di accunt Fecebook Muhamamad Yunus Yunus agar di turunkan, sesuai dengan pemberitahuan dan arahan Edimartono bahwa masa kampanye adalah tanggal 23 September 2018 mendatang, maka Sopyan Abusro meminta kepada simpatisannya untuk menurunkan barrner tersebut, paparnya.

Lanjutnya, yang mengherankan para Caleg sebelumnya dari jauh hari sudah memposting barrnernya masing2 lewat Fecebook hingga sampai sekarang postingan para Caleg tetap masih ada, dan kenapa sampai sekarang tidak diturunkan, dan sempat Sopyan Abusro bertandang ke Sekretarian Banwaslu Kab. Sarolangun, Jumat pagi (20/07/2018) menjumpai Edimartono ternyata tidak ada ditempat. Kemudian Edimartono di hubungi via telp pukul 11.23 panggilan tidak diangkat, tidak sampai disitu Sopyan juga meghubungi lewat inbox juga tidak dibalas hingga sekarang, yang ingin saya tanyakan tentang kinerja Banwaslu kenapa para Caleg dari Partai Golkar kok dibiarkan postingannya di Fecebook masih ada sampai sekarang dan apa alasannya, ketika Caleg Partai Bulan Bintang buru2 minta diturunkan, katanya.

( Afdol )