Merangin, Proyek Miliaran Rupiah Terkesan Terbengkalai

39

MERANGIN – Proyek pembangunan Geopart di Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, yang didanakan dari APBN Tahun 2019 dengan jumlah Rp. 9.831.183.000, Masa pelaksana proyek  150 hari namun sepertinya hingga berita ini diturunkan sepertinya pekerjaan belum dapat diselesaikan sesuai dengan kontrak 150 hari kalender. Proyek tersebut di duga terbengkalai karena di tinggal kontraktor.

Berdasarkan hasil invesigasi tim beberapa media cetak dan online serta LSM terkemuka di Kabupaten Merangin beberapa hari yang lalu. Rabu (4/3/2020).

Ketika media ini mempertanyakan kepada sala satu pekerja yang enggan nama nya di sebut mengatakan” saya sekarang udah kesal kerena gaji saya lebih kurang 40 JT belum di bayar sementara pekerjaan ini sudah lain lagi yang mengerjakan proyek ini,

pada saat di jumpai pengerukan pekerjaan kerap di panggil bang Bj yang selaku pemborong mengatakan kami hanya meneruska pekerja yang yang belum selesai. Cuma meneruskan pekerjaan yang lama namun belum selesai”ucap beliau beberapa hari lagi siap ungkap nya.

Namun menurut penuturan pihak consultan bernama Hairul”saya di sini cuma mengawasi pekerjaan yang belum siap, seperti Galeri, pemasangan Acp, inipun yang nyuruh Kadis PU Kabupaten Merangin, dan Kabidnya dan pihak kami sudah di denda, karena seharusnya pekerjaan sudah selesai bulan Desember 2019″ujar Hairul

Tidak ketinggallan dalam suasana di guyur hujan datang sama kasultan mengatakan, tolong pak lihat rumah kami banjir di dalam rumah kitinggian Air 70 cm sampai di depan rumahnya Air masuk keteras Rumah, tuturnya.

Dengan gampang HR menjawab itu sudah kami pikirkan Celote kasultan.

Sayang berita Kepala Dinas PUPR di jumpai dia sedang tidak ada di kantornya.

(ya)