Masyarakat Mandiangin Resah Sapi Yang Dianggarkan P2DK Hilang

47

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN – Masyarakat Gurun Tuo Simpang Kecamatan Mandiangin diresahkan oleh kehilangan 10 ekor sapi, 10 ekor sapi tersebut yang dianggarkan dari dana P2DK tahun 2018.

Pasalnya sapi- sapi ini tidak terurus dengan baik, sehingga sapi ini sering masuk ke perkarangan rumah, mengeluarkan kotoran sembarangan bahkan mengganggu aktivitas lalu lintas kendaraan di Desa Gurun Tuo Simpang.

Hal yang serupa diungkapkan Muhammad Beni melalui akun facebook nya dia mengatakan tolong urus sapi nyo, apo nak sapi ko dak babodi lagi, dan taik nyo basemburan. Dan banyak komentaran-komentaran yang bermunculan dengan nada yang kecewa.

Eko Mandala Putra selaku warga Gurun Tuo Simpang yang menimba ilmu di Universitas Jambi ( UNJA ) dan juga pengurus Karang Taruna Gurun Tuo Simpang saat dijumpai awak media di kediamannya, dia sangat berharap kebijakan dari pihak pemerintah desa untuk menyelesaikan masalah ini.

Hal ini dibenarkan Muhammad Rizqi selaku ketua karang taruna desa Gurun Tuo Simpang. Sudah hampir 2 minggu sapi tidak pulang ke kandang, bahkan sampai jam 12 malam pun sapi sapi ini masi berkeliaran, yang saya takutkan sapi-sapi ini tidak dikandang nantinya bisa hilang dikarenakan kejahatan itu sering terjadi ketika adanya kesempatan, akhirnya apa yang di kwatirkan menjadi kenyataan. Sementara Pemkab Sarolangun dengan program unggulan P2DK yakni tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

(Afdol)