Mahasiswa STIT KUKERTA di Minta Tausiah Pada Yasinan Ibu2

31

Mahasiswa KUKERTA STIT Darul ‘Ulum Sarolangun, Posko 01 Desa Batu Kucing kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi-Indonesia mengikuti pengajian rutin Yasinan Ibu-ibu Desa Batu Kucing Hulu, Kecamatan Pauh. Kegiatan yang diadakan setiap hari Jum’at siang tersebut bertempat disalah satu rumah masyarakat.

Ketua Pengajian rutin Nurul hikmah, Nurmayanti, mengatakan, yasinan adalah salah satu rutinitas ibu – ibu desa Batu Kucing Hulu, yang diadakan secara bergantian di rumah masyarakat untuk menjalin kekerabatan sesama masyarakat setempat.

“Benar, sebanyak 40 ibu – ibu Desa Batu kucing Hulu, di desa Batu Kucing Hilir juga ada pengajian rutin. Kegiatan kita sholawat untuk Rasulullah, membaca surat yasin, tausiah dan doa bersama-sama,” Kata Nurmayati Jum’at (9/11/2018) Jam.13.30 WIB.

“kami masyarakat desa Batu Kucing Hulu khususnya, sangat senang dengan kedatangan mahasiswa KUKERTA STIT Darul ‘Ulum Sarolangun,” katanya.

Sementara itu Rayan Arpandi, salah seorang mahasiswa KUKERTA STIT Sarolangun, Posko 01 Desa Batu kucing, di minta untuk menyapaikan tausiah, dengan tema ” banyak-banyak mengingat kematian” ini termasuk salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW, sebab setiap manusia pasti akan merasakan kematian dan kematian tidak memandang orang itu miskin, kaya, pejabat, anak bayi, orang tua, anak muda, siap atau tidak ketika ajal datang tidak dapat dimajukan dan tidak dapat diundurkan, maka dari itu saya mengajak pada diri saya sendiri dan juga para jam’ah, agar kita mempersiapkan kematian dengan cara mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, imbuhnya.

“Maka dari itu, mari mulai sekarang dan seterusnya, kita sempatkan diri kita untuk mengingat kematian, agar hati kita semakin lembut dan tidak mudah tertipu oleh gemerlapnya dunia, serta bisa meningkatkan amal ibadah kita kepada Allah SWT,” tutupnya.[*]