LP Kelas II B Sarolangun MoU Peningkatan Ketrampilah Warga Binaan

38

SAROLANGUN-Pembukaan kegiatan pendidikan dan pelatihan serta Nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) penandatanganan nota kesepahaman tentang upanya  peningkatan keterampilan dan  pengetahuan bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Sarolangun di aula Lapas Kelas IIB. Sarolangun, kamis (19/3/2020).

Kegiatan tersebut Dihadiri Bupati Sarolangun di Wakil Bupati Sarolangun  H. Hilallatil Badri, Kepala divisi pemasyarakatan bapak Farid Junaidi, kepala Lapas kelas  IIB. Irwan, Dinas Kesehatan, Dinas Pustaka, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah,  Pondok Pesantren Ihya  As-Sunah, dan Gereja Bethel Indonesia.

Sambutan Wakil Bupati Sarolangun H. Hilallatil Badri, perkembangan  mental warga binaan tidak lepas dari kondisi pemasyarakatan,  walaupun pada dasarnya Lembaga  Pemasyarakatan bukanlah tempat  paling baik bagi warga binaan,  pelaksanaan sistem  pemasyarakatan sebagai bagian  dari pembangunan di bidang  hukum pada khususnya dan pembangunan Nasional bangsa  pada umumnya tidak dapat dilepaskan pada pengaruh situasi lingkungan strategi dan perkembangan dari waktu  kewaktu baik dalam skala Nasional,  Regional maupun Internasional.

“Pelaksanaan pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan di Indonesia saat ini mengacu kepada Undang Undang nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan,

Wakil Bupati Sarolangun H. Hilallatil Badiri, saya berharap dengan adanya pelatihan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB, dapat meningkatkan keterampilan dan mengembangkan kreatifitas warga binaan serta bisa meredam hal- hal yang tidak kita harapkan, terangnya.

Peserta 180 orang warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas II B Sarolangun.

(Afdol)