Lapas Sarolangun Tutup Pelatihan Keterampilan Kemandirian Bersertifikat Tahun Anggaran 2021

106

SAROLANGUN – Pelatihan Keterampilah kemandirian Bersertifikat bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun hari ini ditutup oleh Kasi Adm Kamtib, Jumat (06/09/21).

Dalam kegiatan penutupan Kasi Adm Kantib menyampaikan terima kasih kepada para instruktur, yang mengajarkan ilmu dan keterampilan bagi warga binaan di Lapas Sarolangun.

“Saya sangat berterima kasih terutama kepada para instruktur, yang mengajarkan ilmu dan keterampilan bagi warga binaan di lapas Sarolangun,” ucapnya.

Kasi Adm Kantib menaruh harapan besar atas pelatihan bagi warga binaan ini.

“Harapan besar kami terutama bagi 80 orang warga binaan ini nantinya bisa menerapkan ilmu yang didapatkan Selama mengikuti Kegiatan dan berguna dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Hal yang sama juga diutarakan Kasi Binadik selaku ketua Panitia pelatihan.

“Semoga pelatihan ini ada manfaatnya bagi Lapas Sarolangun dan masyarakat secara umum, mereka dididik dan dilatih agar mempunyai bekal dikemudian hari untuk kehidupan mereka kedepan,” katanya.

Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun Irwan, ketika dikomfirmasi media ini mengatakan kerjasama ini dalam rangka pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keahlian ketika bebas nanti.

“Kerjasama ini dalam rangka pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keahlian ketika bebas nanti,” ucap Irwan.

Dalam kesempatan ini Irwan menjelaskan terdapat beberapa bidang pelatihan yang diberikan oleh para Instruktur bagi Warga Binaan.

KaIapas Irwan juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan pelatihan yang telah diikuti beberapa hari tersebut dapat diterima semaksimal mungkin.

“Apabila warga binaan dapat mengikuti pelatihan dengan baik, selain mendapatkan skill, mereka juga akan mendapat sertifikat,” terang Irwan.

Irwan berharap para warga binaan dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh pada pelatihan.

“Dengan diadakan Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi pengetahuan yang bisa dimanfaatkan dan diterapkan warga binaan ketika bebas nanti,” harapnya.(*)