KUA Limun Sukses Gelar Sidang Itsbat Nikah Massal Pasangan Suami Istri

92

SAROLANGUN-Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Limun sukses menggelar sidang itsbat nikah massal bagi pasangan suami isteri yang nikahnya sah secara syariat namun belum memiliki buku nikah.

Sidang istbat ini merupakan hasil kerja sama KUA Kecamatan Limun dengan Pengadilan Agama Kabupaten Sarolangun. Selasa (6/10/2020).

Kepala KUA Kecamatan Limun Musaneb, S.HI.,MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini terselenggara berkat keprihatinan dari kita semua karena masih banyaknya perkawinan yang tidak tercatat oleh Negara serta dukungan yang luar biasa dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun Bapak Drs. H.M. Syatar.

Musaneb mengatakan sidang istbat nikah merupakan program yang bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya yang belum mendapatkan buku nikah. Sidang istbat rencananya akan diikuti oleh 50 pasang suami istri namun setelah dilakukan verifikasi oleh tim Pengadilan Agama maka hanya 17 pasang saja yang dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan.

“Istbat nikah kali ini diikuti oleh 17 pasang suami isteri,”

KUA Kecamatan Limun musaneb mengucapkan terima kasih kepada Ketua PA Sarolangun, para Hakim, Panitera, staf KUA, Penyuluh Agama Islam (PAI) dan semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan sidang istbat nikah missal. “Terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam mensukseskan kegiatan ini,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Pengadilan Agama Sarolangun Saifullah Anshari, S.Ag., M.Ag yang diwakili M. Mustalqiran T., S.HI.,MH menyambut baik kerja sama yang dilakukan dengan KUA Kecamatan Limun. Kegiatan ini merupakan langkah maju yang dilakukan KUA Kecamatan Limun dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan buku nikah secara sah dan diakui oleh Negara.

“Kami sangat menyambut baik kerja sama lintas sektor ini dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan buku nikah secara sah,” ungkap Mustalqiran.

Penetapan hasil istbat nikah tersebut, kata Mustalqiran akan langsung mempunyai kekuatan hukum tetap dan data tersebut akan terakses secara online ke Kemenag (dalam hal ini KUA) untuk dibuatkan Buku Kutipan Akta Nikah, kemudian dari KUA terakses secara online ke Disdukcapil untuk dibuatkan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi pasangan yang telah mempunyai anak.

“Penetapan hasil sidang istbat nikah menjadi dasar bagi KUA untuk menerbitkan Kutipan Akta Nikah (Buku Nikah) berikut dokumen penting lainya,” tutup Mustalqiran.

(Afdol)