Korban Perlakuan Kekerasan Istri Sekdin Damkar Sarolangun Minta Pendampingan DP3A

188

SAROLANGUN – Kasus Perlakuan kekerasan yang dialami Padliah (Korban), pegawai dinas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Sarolangun, kini terus bergulir.

Sebagaimana diberitakan berbagai media, korban mendapatkan perlakuan kekerasan yang dilakukan oleh EN, istri atasannya, Sekdin Damkar Sarolangun.

Korban telah mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sarolangun, meminta pendampingan dalam tuntutannya melalui jalur hukum selama proses hukum berjalan.

Sebelumnya, pihak keluarga korban telah melapor ke Polres Sarolangun untuk penyelesaian kasus ini.

“Kami minta pendampingan dan pengawalan kasus penganiayaan yang dialami istri saya,” kata Rustam Aji, Suami korban, Rabu (14/7) usai mengajukan permohonan pendampingan diĀ  kantor DP3A Sarolangun.

Rustam menyebut, proses mencari keadilan atas penganiayaan yang dialami istrinya ini akan terus berlanjut.

Plt. Kadis DP3A Sarolangun Endang Abdul Naser melalui Sekdin DP3A Febriyanti menyatakan akan segera menindak lanjuti laporan tersebut.

Febriyanti menambahkan bahwa korban dan terduga pelaku sama-sama perempuan.

“Inikan korbannya perempuan, pelakunya juga perempuan. Jadi kami memang disini istilahnya perlindungan perempuan dan anak, tapi kami tetap akan menegakkan kebenaran yang benar tetap akan kita bela,” katanya.

Lanjut Sekdin Febrianti, saat ini korban Padliah telah melapor ke Dinas P3A Sarolangun dan pihaknya akan segera menindak lanjuti.

“Sesuai dengan SOP kami akan menjalankan sebagaimana dan tetap akan mendamping korban untuk nanti ada proses hukumnya tetap kami dampingi,” terangnya.

Febrianti juga menegaskan langkah korban meminta pendampingan DP3A sudah tepat.

“Untuk proses hukum nanti akan kita didampingi. Nanti tentu ada pemanggilan lagi, dan pelakunya pasti dipanggil,” pungkasnya.(*)