Ketua DPRD Sarolangun Hadiri Musrenbang Kecamatan Pelawan

84

SAROLANGUN- Bupati Kabupaten Sarolangun Drs H. Cek Endra membuka Musrenbang Kecamatan Pelawan Tahun 2022 melalui Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Dedy Hendri.Kamis 4 Februari 2021 / al-Khamis 22 Jumdil Akhir 1442.

“Perencanaan yang  berkualitas, transparan dan akuntable  serta terintegrasi menuju Sarolangun lebih sejahtera”

Kegiatan dihadiri oleh  Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Dedy Hendri, Ketua DPRD Sarolangun Tontowi Jauhari, SE, Wakil Ketua II DPRF Syahrial Gunawan, Kepala BAPPEDA Sarolangun H. Lukman, OPD, Camat Pelawan Deni Subhan, Polsek, Koramil Limun, 14 Kades Pelawan, BPD, Tokoh Adat dan Tokoh Agama.

Musrenbang Kecamatan Pelawan merupakan lanjutan Musrenbang tingkat Desa, adapun Musrenbang Kecamatan Pelawan di ikuti 14 Desa  yang sudah Musrenbang di tingkat Desa dan sampai di tahap tingkat Kecamatan.

Dalam sambutan Asisten II Dedy seperti biasa tahun tahun yan lalu  kegiatan Musrenbang menyerap aspirasi berkembang di tingkat Desa walaupun secara aflikasi sistem itu sudah diketahui tapi sekarang memadukan antara apa yang di usulkan masyarakat dengan apa yang menjadi foksi SKPD, masing masing dan visi dan misi Bupati itu hari ini itu yang kita lakukan.

Persoalan pertama adalah keterbatasan anggaran jadi tidak mungkin pemerintah daerah membeda bedakan antar Desa tapi terbatasan anggaran tentu jadi persoalan, disamping itu juga kita perhatikan skala prioritas dan urgensi, katanya.

Sementara ketua DPRD Tontawi Jauhari menyebutkan, terkait dengan itu memang kita tahu, bagi usulan yang belum terakomodir ini kan kita usulkan dalam perubahan APBD,

Ruang itu sangat terbuka dan mudah mudahan nanti bisa terpenuhi semuanys kita berdoa bersama covid 19 ini berlalu dan anggaran bisa poll kembali bisa kita kuasai kembali bahwa kita minta semua perangkat kita di Desa dan di kecamatan supaya lebih pro aktif lagi dalam usulan usulan dalam skala prioritas,

Kami juga di BAPPEDA tadi saya bilang kepala BAPPEDA beliau juga kan lebih memperhatikan lagi usulan usulan yang masuk dari Desa

kalau persoalan keadilan memang betul disampaikan oleh ketua DPRD bahwa kita punya dana
Penyimpan dana  P2DK

Tapi persoalan sekarang kan ada juga yang merasa lain dapat kami tidak oleh karena itu kini tentu nanti kami mintak BAPPEDA bisa selektif dalam usulan usulan kegiatan kita akan upayakan semua Desa terakomodir tapi perlu di ingat sebenarnya bahwa ini adalah tahun terakhir perencanaan tahun 2022 tentu akan banyak PR yang belum diselesai di empat tahun sekarang ini akan kita selesaikan 2021 dan Kecamatan Pelawan ada sejumlah 42 usulan usulan kegiatan.

(Afdol)