Ketua DPRD kab Sarolangun Tontawi Jauhari Sidak Kepasar Rakyat Sarolangun

9997

SAROLANGUN – Menanggapi laporan terkait adanya kenaikan retribusi sewa ruko milik Pemkab Sarolangun yang ada di Pasar Atas Sarolangun, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, SE didampingi Waka II DPRD Syarial Gunawan dan beberapa anggota DPRD beserta OPD terkait melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak),Rabu (09/06).

Sidak pimpinan DPRD dan OPD terkait tersebut guna mengklarifikasi langsung ke para pedagang penyewa ruko milik Pemkab Sarolangun dan memastikan sudah wajar atau seperti apa masalah sewa ruko tersebut, apakah sudah sesuaikan dengan Perda yang ditetapkan oleh daerah atau tidak.

” Alhamdulillah kita bisa turun dan mengklarifikasi langsung ke pedagang. Dimana dari laporan ada beberapa aset kita seperti bangunan lama yang ada 49 pintu ada kenaikan harga sewa, untuk itu kita cek dan memastikan apakah sudah wajar atau tidak,” sebut Tontawi Jauhari.

Dalam kegiatan tersebut setelah mengklarifikasi ke para pedagang dan kondisi real dilapangan memang kita temukan adanya perbedaan sewa ruko yang cukup signifikan. Seperti ruko yang berhadapan yang mana dari keterangan pedagang memang ada perbedaan.

” Untuk itu kita akan segera mentralisir isu – isu dimasyarakat, kita juga meminta agar betul – betul OPD terkait menerapkan Perda dan menjelaskan hal ini,” katanya.

Selain meminta klarifikasi ke pedagang terkait masalah sewa ruko milik Pemkab, rombongan Ketua DPRD juga mengecek langsung sarana dan prasarana yang ada di Pasar Atas Sarolangun, karena menurut laporan jika sering terjadi banjir jika hujan.

” Kita tahu jika aset Pemda banyak apa, oleh sebab kita melihat apa yang bisa mendukung dan dibantu dari dana yang ada di APBD sehingga pasar ini bisa hidup,” ujar Tontawi Jauhari.

Pada kesempatan itu rombongan Ketua DPRD Sarolangun mendapati adanya drainase dibeberapa tempat dalam lokasi Pasar yang tersumbat. Bahkan dalam waktu itu juga dirinya memanggil Dinas terkait untuk segera menghitung dan mengusulkan secepatnya dalam pembahasan APBD P nanti.

” Kita sudah minta Dinas terkait segera menghitung dan mengusulkan dalam pembahasan APBD P, agar kita segera bisa action dan langsung menganggarkan, sehingga apa yang menjadi kendala para pedagang seperti banjir bisa diatasi,” tutup Tontawi Jauhari.#.af.