Kepala BKPSDM, Sambut Baik Putusan Vonis Bebas Ir. Joko Susilo

53

Pasca putusan hakim Tipikor Jambi, tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan untuk proyek pembangunan perumahan PNS di Sarolangun yang merugikan negara Rp 12 miliar divonis bebas saat sidang perkara seminggu yang lalu. Senin (28/01/2018)

Ketiga orang tersebut yakni Mantan Bupati Sarolangun H. Muhammad Madel, Ir. Joko Susilo, dan Fery Nursanti.

Terkait hal tersebut, Ir Joko Susilo masih berstatus PNS dan menjabat sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hultikultura dan Perkebunan (TPHP) Sarolangun yang selama menjalani kasus tersebut digantikan oleh Helmi selaku pelaksana tugas.

Kepala BKPSDM Sarolangun, H A Waldi Bakri menyambut baik atas putusan vonis bebas terhadap Ir. Joko Susilo oleh pengadilan tipikor Jambi tersebut. Pihaknya saat ini masih menunggu keputusan inkrah terkait hal tersebut untuk bisa di proses lebih lanjut sehingga yang bersangkutan bisa dikembalikan hak-haknya selaku PNS.

“Ya, mas joko yang tadinya tersangka, kemudian putusan tipikor bahwa dinyatakan tidak terbukti itu sah sah saja, beliau sudah dibebaskan sementara namun dalam proses administrasi kepegawaian kami harus tunggu inkrah,” katanya.

Selain itu, kata Waldi, pihaknya belum mengetahui apakah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menanggapi putusan hakim tersebut apakah masih melakukan pengajukan bandiang atau tidak.

“Kita belum tahu ni Jaksa ini banding atau segala macamnya, kalaupun itu putusan hakim, ada putusan pengadilan inkrah, kemudian ada pemulihan nama, lalu Bupati terima itu, kemudian mas Joko kita minta seluruh berkas dari kondisi status itu, kemudian mengajukan ke PPK, secara tertulis dalam hal ini pak Bupati,” katanya.

Kemudian, meski telah di vonis bebas, Kata Waldi, jabatan Ir. Joko Susilo selaku Kepala Dinas TPHP tetap masih dilakukan pending untuk saat ini, menjelang ada putusan iknrah.

“Jabatan belum, kita tetap pending. kalau itu inkrah, kemudian pengajuan ke pak Bupati kita diberi waktu 15 hari untuk memproses, kemudian hak haknya akan kita kembalikan,” katanya. (Afdol)