Kemenag Gelar Bimtek Pelayanan KUA se- Kabupaten Sarolangun

143

SAROLANGUN-Kemenag Kabupaten Sarolangun laksanakan Bimbingan Teknis peningkatan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) di Lingkungan Kantor Kementerian Agama se-Kabupaten Sarolangun┬áTahun 2021, Jum’at 09 April 2021 / Jumu’ah 26 Syaban 1442.

Syatar Kemenag Sarolangun menyebutkan, kondisi masyarakat kita yang menikah sirih otomatis dia tidak mengantingi buku nikah, permasalahan belakang timbul bagi yang bersangkutan terutama dalam untuk admitrasi anak yakni Akte Kelahiran dan proses naik HAJI,

Kita berupaya mencari solusi membantu masyarakat dengan berkerja sama pengadilan agama, disini pengadilan agama
ada wewenang nya pelaksanakan Isban nikah mengesahkan nikah yang lalu dengan nanti semua persyaratan mengikuti prosedur yang bersangkutan dilaksanakan sidang Isban kemudian Pengadilan Agama (PA) baru nanti kita kukuh kan pernikahan tersebut dan kita bisa membantu membuat buku nikah, ujarnya.

Dan ini sudah kita kerjasama dengan Pegadaian Agama dan Dinas Catatan Sipil (Dukcapil) berkaitan dengan data kependudukan yang bersangkutan

Sambung, Jadi kita berharap kerja sama nanti betul-betul bisa membantu masyarakat
Karena disamping itu kita berharap perhatian dan bantuan dari Pemerintah Daerah karena ini kita sesuai peraturan kita juga butuh biaya administrasi peraturan yang ada. kami berharap ada bantuan pemerintah kabupaten

Kemarin kita sudah kordinasi dengan Kesra dan Pengadilan Agama, kita mencari Anggara untuk membantu masyarakat kami berharap itu kita minta bantu kepada anggota DPRD paling tidak anggota Dewan kita bisa membantu masyarakat di Dapil masing anggota DPRD Kabupaten Sarolangun

Mudah mudahan nanti secara mandiri kita sudah ada sidang Isban kerjasama dengan Pengadilan Agama Sarolangun, sudah ada yang kita laksanakan di Kecamatan beberapa hari yang lalu seperti Kecamatan Singkut, dan kita sudah memberikan penghargaan Kecamatan Singkut karena cukup banyak peminatnya, dikarenakan Isban mandiri uang masyarakat itu sendiri dan masyarakat siap karena masyarakat sangat membutuhkan buku nikah, tutupnya.

(Afdol)