Kelalaian Kontraktor PT.Perdana Menelan Korban Laka Lantas di Jelatang

347

MERANGIN-Seorang pengendara kendaraan roda dua terjatuh dan terluka saat melintasi jalan rusak di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Desa Jelatang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, sehingga Warga Desa Jelatang tanam pohon Pisang di Jalan Lintas Sumatra tersebut. Senin 15 Maret 2021 / Ithnayn 1 Syaban 1442.

Diduga PT. Perdana memperbaiki jalan pada saat digali lobang tidak ditimbun lagi dan juga tidak di pasang rambu-rambu.

Pada sa’at NETIZENEWS.CO.ID Konfirmasi salah seorang petugas yang sedang bekerja ditanya. PT apa yang mengerjakan jalan ini. Dengan spontan dia jawab PT Perdana,” Ibu Emi katanya. Rabu 17 Maret 2021 / Arba’aa 3 Syaban 1442.

Akibat dari itu warga masuk lobang
Korban menimbulkan Kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas). kecelakaan tunggal akibat lubang perbaikan jalan yang saat ini.

Akibat dari kejadian Laka Lantas tersebut semestinya pihak Kontraktor Pelaksana dan Pemerintah harus bertanggung jawab.

Sekarang korban dibawa ke RSUD Kol Abunjani Bangko, dan sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polsek Pamenang dengan dibantu para anggota Polsek Pamenang Merangin dan masyarakat sekitar.

Korban atas nama Murdani Ketua RT 01 Desa Bedeng Rejo, Kecamatan Bangko Barat. Saat ini kendaraan Motor roda dua dengan nomor polisi BH 4330. IB warna Putih. Kerusakan kaca lampu, Spion dan hand rem.

Bagi pemerintah baik pusat maupun daerah perlu dipanggil pemborongnya, peringatan bahwa ada sanksi apabila membiarkan jalan yang digali di biarkan
berhari -hari di tutup,

Penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Kondisi cuaca atau kendala anggaran, masih dapat dilakukan cara lain. Yang penting bisa menjadi perhatian pengguna jalan untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Karena kalau terjadi kecelakaan lalu lintas, oleh disebabkan jalan di gali lalu dibiarkan. Penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Ada ketentuan pidana bagi penyelenggara jalan yang abai terhadap kerusakan jalan sesuai wewenangnya. Penyelenggara jalan yang tidak dengan segera memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan Laka berat atau kerusakan kendaraan.

Sementara, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki seharus nya dapat sanksi pidana kurungan penjara. Terkait sering kejadian ini dari pihak warga Merangin masuk lobang,

Sangat menyedihkan dan menyayangkan. “Dengan kondisi jalan seperti ini, Kontraktor dan Pemerintah harus bertanggung jawab” ujar seorang anggota LSM ELP2tri Merangin.

Lanjut nya mengataka Jalan Lintas Sumatra ajang bisni pengusaha.

Kapolsek Pamenang IPTU Fatkur Rohman lewat WhatsApp. “membenarkan, telah terjadi kecelakaan tunggal di Desa Jelatang, Kecamatan Pamenang pengendara sepeda motor warna putih,” ungkap nya.

Dari ungkapan Masyarakat sekitar TKP, akibat jalan berlubang terkait perbaikan. “Sudah sering terjadi kecelakaan di daerah sini akibat proyek jalan itu,” katanya.

(My Pak-Yah)