Kejari Croscek Pembelanjaan APD 2,1 Miliar di Dinkes Sarolangun

45

SAROLANGUN – Kejaksaan Negeri Sarolangun melaukan pengecekan atas Alat Perlengkapan Diri ( APD ) Covid-19 guna untuk memastikan apakah benar APD yang di beli oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sarolangun sudah sesuai dengan keperluan serta anggaran pembelanjaan yang sudah di keluarkan. Senin (18/5/2020).

Pengecekan yang dilakukan di hadiri langsung oleh Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Harta Saputra yang tampak mengeluarkan langsung setiap APD yang baru saja di beli dengan anggaran 2,1 miliar rupiah tersebut.

Kasi Datun Kejari Sarolangun Dasril mengatakan dalam rangka membantu pengawasan dan pendampingan secara hukum terkait dengan penggunaan anggaran, pihak Kejari saat ini di minta untuk terlibat langsung dalam pengawasan terkait anggaran yang di keluarkan.

Di sisi lain dirinya meminta agar pihak Dinkes dapat mengkroscek ulang Anggaran pembelian, apakah memang Sudah sesuai dengan yang ada di pasaran.

” semua barang yang di beli sudah sesuai dengan apa yang di butuhkan, hanya saja kita minta pihak Dinkes dapat kembali mengkroscek ulang anggaran per APD nya, jangan sampai lebih mahal dari harga yang ada di pasaran.” ungkap Dasril

Selain itu menanggapi hal tersebut, Harta Saputra selaku Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sarolangun mengungkapkan, harga tersebut memang sudah sesuai dari Pabriknya langsung, terkait dengan kenaikan harga sendiri memang terjadi dari tempat pemesanan, mengingat APD sendiri saat ini menjadi rebutan berbagai daerah.

” iya kalo harga memang sudah dari sananya mengalami kenaikan harga, karena memang untuk APD sendiri sekarang ini jadi rebutan daerah daerah lain, sehingga harga ikut naik.”ujar Harta

Dirinya juga menambahkan pihaknya juga siap jika memang anggaran yang dikeluarkan harus di Croscek kembali.

(Afdol)