Kecewa,Kelompok Tani Padang Pinang Jaya Tuntut PT.TAM di Pengadilan

314

SAROLANGUN-Bagai Pungguk merindukan bulan, seperti itulah pepatah yang tepat terhadap apa yang dirasakan oleh Anggota Kelompok Tani Padang Pinang Jaya Desa Pulau Aro, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi,Kenikmatan dan keuntungan yang dijanjikan sebagaimana telah disepakati oleh Kelompok Tani Padang Pinang Jaya dengan PT. Tandan Abadi Mandiri (TAM), ternyata hingga kini tak jua didapatkan oleh anggota kelompok yang tergabung.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, atas kekecewaan tersebut Kelompok Tani Padang Pinang Jaya telah mendaftarkan gugatan melawan PT. TAM di Pengadilan Negeri Sarolangun.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kuasa Hukum Kelompok Tani Padang Pinang Jaya, SIGIT BROTHERS, SH, MH yang dengan tegas menyatakan: “ benar, pihak kami telah mendaftarkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Sarolangun melawan PT. Tandan Abadi Mandiri, dengan register perkara nomor: 7/Pdt.G/2021/PN.Srl, yang materi gugatannya adalah Gugatan Pemenuhan Kewajiban PT. TAM kepada Anggota Kelompok tani Padang Pinang Jaya”, katanya, Selasa 9 Maret 2021 / Thalaathaa 25 Rajab 1442.

Selanjutnya Kuasa Hukum mengatakan: “Kelompok Tani Padang Pinang Jaya telah melakukan kesepakatan kerjasama dalam pengelolaan pembangunan kebun kelapa sawit dengan pola kemitraan bagi hasil 60:40.

Dimana pihak kami telah melakukan penyerahan lahan seluas 222,64 hektar pada tahun 2013 kepada PT. TAM, namun hingga saat ini sama sekali kami belum merasakan bagi hasil yang dimaksudkan, padahal kebun yang dibangun oleh PT. TAM diatas lahan milik anggota kelompok tani Padang Pinang Jaya, telah berproduksi.

Semestinya kerja sama yang dilakukan oleh Kelompok Tani Padang Pinang Jaya dengan PT. TAM, saling menguntungkan kedua belah pihak”.(*)