Ke Medan, Tim Kesenian Sarolangun Akan Tampil di Istana Maimun

47

Kadis Dikbud Helmi Melepas Keberangkatan tim Kesenian Sarolangun ke Kota Medan -Sumut

SAROLANGUN – Tim Kesenian Kabupaten Sarolangun akan menampilkan dua tari tradisional khas Mandiangin pada even Gelar Melayu Serumpun di Istana Maimun Medan, tepatnya di Istana warisan Melayu Deli, yang digelar Jumat (2/11) hingga Sabtu (3/11/2019) malam.

Sarolangun menurunkan tim kesenian berjumlah 45 orang, termasuk didalamnya 15 personil Penari pilihan Kabupaten Sarolangun yang akan menampilkan dua tari khas daerah Kecamatan Mandiangin, yakni Tari Keromong dan tari Dana Sari Lambung.

Keberangkatan Tim Kesenian Sarolangun dilepas Sekda Sarolangun Ir. Endang Abdul Naser, dalam arahannya Sekda menyampaikan harapannya agar tim kesenian menjaga nama baik Kabupaten Sarolangun dan dapat tampil maksimal. Selasa (29/10/2019).

“Jaga nama baik Sarolangun, tampil lah se maksimal mungkin,” ucap Sekda Endang Abdul Naser.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sarolangun Helmi menyebut, penampilan tim kesenian Sarolangun dalam rangka memenuhi undangan Pemkot Medan dan Dinas Pariwisata Kota Medan untuk tampil di even Gelar Melayu Serumpun mewakili Provinsi Jambi.

Lanjut Kadis Helmi, even Gelar Melayu Serumpun diikuti 6 (enam) Negara Melayu Serumpun, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Thailand dan India, dan Indonesia terdiri dari 10 (sepuluh) tim Provinsi.

“Kita tetap membawa nama Sarolangun, dan salah satunya utusan dari Provinsi Jambi, ” kata Helmi.

Lanjut Kadis Helmi, berdasarkan random dari panitia penyelenggara, ada dua tahap dalam gelar even, yakni Parade dan penampilan.

“Kita dapat Parade pada malam pembukaan dengan menampilkan Tari Dana Sari Lambung, dan pada
Penampilan di malam minggu kita menampilkan Tari keromong, keduanya tari khas daerah Mandiangin,” lanjut Kadis Helmi.

Kadis Helmi berharap Kesenian dan budaya Sarolangun bisa digali lebih dalam lagi, “Dengan adanya tampilan ini, kedepannya kita bisa lebih dalam menggali seni tari trasisonal dan warisan tanpa bedah, sehingga setidaknya orang luar bisa mengenal Sarolangun dari keunikan seni dan Budaya kita, ” harap Kadis.

Kabid Kebudayaan Hanibar menyebut penari yang akan tampil berjumlah 15 (Lima belas) orang yang merupakan binaan Dinas Dikbud,

” Kita akan menpilkan 15 orang penari, semuanya binaan Dinas Dikbud Bidang Kebudayaan,” ucap Kabid Hanibar.

Terpantau ikut mendampingi tim Kesenian, Cik Marleni Anggota DPRD Sarolangun, Bang Yose, Elly Tanjung dan beberapa pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun. (*)

Reporter : Abah Agus