Kasat Reskrim Berjanji Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Penganiayaan Pegawai Damkar Sarolangun

244
Foto : Padhliah didampingi MR, Sang Suami.

SAROLANGUN – Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono melalui Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Rendie Renaldy berjanji menindak lanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap Padhliah, Kasubag Umum Kepegawaian Dinas Damkar Kabupaten Sarolangun.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Padhliah mendapat perlakuan kekerasan fisik yang mengarah pada dugaan penganiayan, yang dilakukan oleh EN, istri Sekretaris Dinas Damkar Sarolangun Abdul Honi, Senin, (12/07/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Paska kejadian yang berlangsung di Pos Damkar kabupaten Sarolangun yang dipicu persoalan internal kantor itu, melebar menjadi masalah keluarga karena ikut campurnya istri Sekdin Damkar.

Permasalahan berlanjut, korban didampingi suaminya mengadukan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Sarolangun.

“Semula masalah itu adalah masalah internal kantor, tapi kenapa istri Sekdin yang bukan pegawai dinas damkar ikut campur dan malah menganiaya istri saya, maka saya tidak bisa tinggal diam, istri saya diperlakukan seperti itu, Sekarang ini jadi masalah keluarga, bukan masalah kedinasan lagi,” ungkap MR, Suami korban yang berharap pihak kepolisian bisa menindak lajuti kasus penganianyaan yang menimpa istrinya dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dari beberapa tanggapan pembaca media ini, hal ini diduga dipicu oleh persoalan kecil, namun ada diantara pihak yang bermasalah menyikapinya secara berlebihan yang membuat persoalan semakin besar.

Hal ini juga diungkapkan oleh MR, katanya pemicu masalahah memang sepele.

“Pemicu permasalahan itu memang sepele, tapi masalah penganiayaan itu bukan masalah kecil, karena menyangkut nyawa dan keselamatan seseorang,” kata MR, Senin malam (12/7/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Rendie Renaldy, saat dikonfirmasi via seluler membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya sudah menerima laporan atas kasus penganiayaan, dan berjanji akan menindaklanjuti perkara.

“Kita baru terima laporannya tadi sore (12/7), jadi sekarang kita masih menunggu hasil visum dari dokter, selanjutnya akan kita lakukan pemanggilan kepada saksi-saksi di tempat kejadian perkara. Nanti untuk perkembangan selanjutnya akan kita sampaikan kembali,” pungkasnya. (*)