Kapolres Sarolangun Salur Bantuan Korban Banjir Warga Ladang Panjang

232

SAROLANGUN-Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Desa Ladang Panjang bencana banjir Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK, MTCP, CFE , terjun langsung menyalurkan bantuan kepada para korban banjir Air Sungai Tembesi di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi Selasa, (1/12/2020) pukul 15:00. WIB.

Dalam rangka meringankan beban warga masyarakat yang tertimpa bencana dan peduli kemanusiaan atas terjadinya bencana alam banjir Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK, MTCP, CFE , terjun langsung menyalurkan bantuan kepada para korban banjir Air Sungai Tembesi.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK, MTCP, CFE
Waka Polres kompol Husni Thamrin ST, SH, MH
Kasat Lantas AKP Angga Luvyanto, S.Pd, MH Kasat Binmas Kapolsek Saeolangun AKP S. Berutu, SH .Kades Ladang Panjang Muslimin Penerima bantuan Sosial bencana banjir dalam beberapa waktu lalu

Adapun penyaluran Bansos Bencana Banjir Polres Sarolangun adalah berupa Sembako berupa Beras, Telor dan Mie Instan.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK, MTCP, CFE , mengatakan kalau bantuan ini sebagai salah satu wujud dan bentuk kepedulian Polres Sarolangjn terhadap masyarakat yang kediamannya terendam banjir. Banjir yang terjadi sepanjang Daerah aliran Sungai (DAS) Desa Ladang Panjang dan sekitarnya sebutnya selain curah hujan yang tinggi di ulu Batang Asai

“Kita berharap banjir ini cepat surut dan masyarakat tidak ada yang terdampak penyakit kulit dan lainnya”

Bantuan diberikan khusus bagi para korban terdampak banjir, 25 karung beras, 10 Dus Mie Instan dan 10 Karpet Telor,

Penyerahan bantuan dilakukan melalui Kepala Desa Muslimin didampingi oleh para warga yang terdampak bencana banjir dan juga Ketua RT Desa Ladang Panjang terdampak bencana banjir.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK, MTCP, CFE
menegaskan, kegiatan dilakukan ini juga sebagai perhatian kepada masyarakat Desa Ladang Panjang supaya mereka tidak khawatir dan tetap merasa aman dan nyaman, baik saat banjir dan pasca-kejadian yang dampaknya dirasakan masyarakat.

(Afdol)