Kapolres Sarolangun : Menyikapi Maraknya Peredaran Narkoba, Jangan Tertidur

39

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto didampingi Kasat Binmas Puji Harso, usai acara FGD Lomba Kampung Bersih Narkoba

SAROLANGUN – Berawal dari keprihatinan Kopolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto terhadap maraknya peredaran narkoba di Sarolangun, Polres Sarolangun akan mengadakan lomba kampung bersih narkoba. Lomba ini melibatkan masyarakat Desa, Kelurahan, Camat, Pemkab dan Stakeholder serta pihak terkait, termasuk DPRD Sarolangun.

“Dengan cukup maraknya peredaran narkoba sampai ke pelosok Desa dan pemakai yang usianya relatif muda, ini sangat membahayakan,” kata Kapolres dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Sat Binmas Polres Sarolangun. Selasa (19/11/2019).

Kopolres juga meminta setiap elemen masyarakat jangan tertidur, harus berbuat hal-hal yang positif.

“Saya harapkan Kita jangan tertidur, dalam arti terlena dengan situasi, sehingga tidak melakukan hal-hal positif, masyarakat harus digerakkan dengan melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan, kesenian dan Olahraga sehingga mengurangi tindakan-tindakan negatif dari orang -orang yang menyebabkan bisa terjerumus narkoba,” tambah Kapolres.

Kopolres menyebut, hal-hal positif yang harus dilakukan itu seperti tindakan preventif, “Terkait hal ini kita harus melakukan upaya-upaya secara nyata dengan langkah Prefentif (pencegahan. red), seperti dengan mengadakan lomba kampung bersih narkoba,” urainya.

Kopolres menyebut lomba ini akan dimulai pada bulan Desember 2019 dan pemenang lomba akan diumumkan Bulan Februari 2020.

“Nanti akan terpilih satu Desa di setiap kecamatan dan akan dilanjutkan ke tingkat Kabupaten, sehingga terpilih tiga Pemenang, tujuan Kita murni, setidaknya untuk meminimalkan peredaran narkoba di Kabupaten Sarolangun,” terangnya.

Ditanya tentang kriteria penilaian, Kapolres menyebut hal ini dapat dinilai dari komitmen dan catatan kepolisian.

“Yang jelas mereka memiliki aksi yang nyata dalam kegiatan sosialisasi, situasi Desa yang tidak ada pecandu narkoba dan dari dulu sampai sekarang menolak peredaran narkoba, yang bisa dilihat dari catatan kepolisian,” pungkas Kopolres. (*)

Reporter : Abah Agus