Kabupaten Sarolangun Menuju Ekonomi Regional

85

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Masyarakat Kabupaten Sarolangun patut bersyukur pada Allah SAW yang di berikan Allah Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, mengutip bahasa Bupati Sarolangun Drs. H. Ce Endra pada sa’at Musrenbang RKPD anggaran tahun 2019 di ruang Pola Bupati, Senin (26/03/2018).

Yang dihadiri Wakil Bupati H. Hilallati Badri, Sekda H. Thabroni Rozali, Direktur Tata Ruang dan Pertanahan Kementerian PPN I BAPPENAS Uke Muhamad Husein, S.ST, MPP, Kasubdit Partisipasi Masyarakat dan Informasi Kementerian Dalam Negeri Ri Bagus Agung Herbowo, S.T, NT, Kabid Dinsos BAPPEDA Provinsi Jambi Fadli Saleh, S.STP, M.Si, Kaban BAPPEDA Sarolangun Dedy, para stap ahli, asisten, para kepala OPD, Forkompimda, Camat, Lurah, Kades, para Ketua LSM, OKP, Mahasiswa, para TP PKK, para Tokoh masyarakat, dan para awak media.

Bupati mengatakan bila Sumber Daya Alam di Kabupaten Sarolangun dapat dikelola dengan profesional sehingga Kabupaten Sarolangun menjadi perekonomian regional tidak hanya perekonomian tingkat Kabupaten dan Provinsi Jambi saja, karena Semen Batu Bara diprediksi dapat dikelola selama 200 tahun dan menghasilkan 4 juta ton/tahun, belum lagi ditambah dari Batu Bara yang menjadi bahan baku untuk bahan bakar PLTU bagi daerah Pulau Jawa, kemudian juga Sarolangun akan dibangun PLTU 1 dan PLTU 2.

Namun untuk mencapai hal tersebut perlunya kerjasama antara pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan pemerintah pusat. Karena semuanya itu memerlukan biaya yang besar, seperti lokasi Semen Batu Raja memerlukan infrastruktur jalan dari lokasi Semen Batu Raja ke jalan Lintas Sumatera dengan jarak tempuh 39 Km dan 3 jembatan yang perlu dibangun dengan rincian biaya sekitar 600 miliar.

(Sopyan Abusro)