Ka Kwarcab Gelar Kemah Bakti di Batang Asai & Bagi Sembako

227

SAROLANGUN-Ka kwarcab melalui kemah bakti Berbagi Sembako. Kwartir Cabang Sarolangun mengadakan kemah bakti dan berbagi sembako Sabtu (08/08/2020).

Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Bola kaki Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolamgun.

“Kegiatan ini sangat istimewa, kesempatan untuk para pengurus kwarcab dan Adik adik Dewan Kerja Cabang Sarolangun untuk membuktikan dan mempraktekan secara nyata janji sebagai anggota Gerakan Pramuka yang tercantum dalam Tri Satya. Kini saatnya mempraktekan apa yang sudah didapat kan,”kata Rafiq disaat pemberian Sembako.Ya, semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara maksimal dengan menjaga kesehatan.

Acara ini rutin dilakukan setiap Tahun, kegiatan Kemah bakti bertempat di Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 07 s/d 09/08/2020.

Ka kwarcab mengatakan,”kegiatan ini dinamakan kemah Bakti karena ini sudah nenjadi agenda kwarcab Sarolangun setiap Tahunnya, untuk kali ini kita memilih di Kecamatan Batang Asai, sekaligus kita laksanakan penaaman pohon peng hijawan ditempat ofjek wisata Bukit Tempurung juga bisa disebutkan negri diatas awan, ujur Rafiq.

“Kegiatan itu ada beberapa jenis selain perkemahan, seperti kemah bakti, penanaman pohon penghujawan, menyerahkan bantuan sembako di empat Desa, dan sebagainya.

Kami ingin menonjolkan bakti terhadap masyarakat, juga tempat ofjek wisata Bukit Tempurung. Ini adalah salah satu bagian Trisatya yang kedua yaitu ikut serta membangun masyarakat dan juga Dasa Darma,” paparnya.Rafiq.

Dia menambahkan, kegiatan Pramuka sebagai ekstrakurikuler di sekolah tetapi harus terjun ke masyarakat untuk secara langsung mengetahui kondisi masyarakat, sekaligus ikut membantu semampu adik-adik Pramuka dan pengurus Pramuka Kwartir Cabang Sarolangun.ucap rafiq.

“Bantuan yang diberikan berupa Mie, Beras, kebutuhan pokok (Sembako), dan juga kami membantu kebersihan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka Pramuka sudah sewajarnya dekat dengan masyarakat.

Dalam kegiatan ini, ada tiga hal penting, pertama yaitu melatih kedisiplinan dengan cara mendisiplinkan waktu shalat, dan juga saling menjaga tali persaudaraan. Kedua adalah mengaktualisasikan kegiatan pembelajaran baik di Pramuka maupun Madrasah yaitu rela berkorban dan tabah, ditambah lagi dengan ikut serta membangun masyarakat. Ketiga, mengenal masyarakat dan lingkungan karena pada hakikatnya hal itu adalah pembelajaran yang terbaik untuk adik-adik,” Pungkas Rafiq.#.AF.RN.